Home / Kabar Daerah

Minggu, 4 Mei 2025 - 07:17 WIB

Event Komersial Serbu Lapang Merdeka Sukabumi, Perwal 2017 Cuma Pajangan! 

Gelaran Event Komersial Dilapang Merdeka Sukabumi / Foto: Mediaaksara

MEDIAAKSARA.ID – Dua event berskala besar yang digelar di Lapang Merdeka (Lapdek) Kota Sukabumi dalam sepekan terakhir memicu kontroversi. Meski menyedot perhatian publik, kegiatan ini diduga melanggar Peraturan Wali Kota (Perwal) Sukabumi Nomor 188.45/126/HUK/2017 yang melarang penggunaan Lapdek untuk acara komersial.

Isu pelanggaran kini ramai dibicarakan di media sosial dan mendapat tanggapan dari sejumlah tokoh, Salah satunya, Budhy Lesmana, dalam akun Facebook “Buddy Gondrong” menyebut kegiatan tersebut sebagai preseden buruk bagi supremasi hukum. Ia juga meminta transparansi mengenai penyelenggara dan nilai sewa lokasi.

“Dewan garugah kang. Preseden buruk bagi supremasi hukum di Kota Sukabumi, saat penguasa melanggar aturan yang dibuatnya sendiri. Panggil vendornya, berapa mereka setor untuk bisa manggung di lokasi yang terlarang kegiatan,” tulisnya.

Baca:https://mediaaksara.id/reklame-liar-ditertibkan-pemkot-sukabumi-sikat-bilboard-tanpa-izin/

Tak hanya itu, Anggota DPRD Kota Sukabumi, Danny Ramdhani, menegaskan pentingnya kejelasan dari Pemkot. Sebagai wakil rakyat Ia mengingatkan selama ini masyarakat memahami Lapdek tidak boleh digunakan untuk acara komersial.

Gelaran Event Komersial Dilapang Merdeka Sukabumi
Gelaran Event Komersial Dilapang Merdeka Sukabumi

“Kalau Perwal larangan belum dicabut, berarti ada pelanggaran. Bila sudah dicabut, sampaikan secara terbuka. Transparansi itu penting,” katanya.

Danny juga menyoroti potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari pemanfaatan aset publik seperti Lapdek dan GOR Merdeka. Ia meminta Pemkot untuk membuka data tarif sewa dan jumlah PAD yang dihasilkan agar pengelolaan bisa diawasi publik.

Baca: https://mediaaksara.id/pemkot-siap-babat-habis-premanisme-di-sukabumi/

Menurutnya, jika tidak sebanding dengan biaya perawatan, maka pemanfaatan tersebut justru membebani APBD. Ia mengusulkan agar GOR Merdeka dijadikan alternatif lokasi untuk kegiatan non-olahraga, selama menghasilkan PAD yang jelas dan tidak merusak fasilitas.

Sebelumnya, Pemkot Sukabumi menetapkan larangan penggunaan Lapdek untuk kegiatan komersial melalui Perwal 2017. Namun, belakangan beredar kabar bahwa aturan ini telah dilonggarkan, meski tanpa kejelasan resmi mengenai pencabutan atau revisinya.

Kini publik menantikan sikap tegas dan transparansi dari Pemerintah Kota Sukabumi, terutama soal legalitas penggunaan fasilitas publik, tarif sewa, serta kontribusi PAD.

 

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

PKPA Angkatan VI DPC Peradi Cibadak Diikuti 36 Peserta, Cetak Advokat Muda Berintegritas

Kabar Daerah

Edufair SMAS Mardi Yuana Sukabumi, Bobby Maulana Dorong Siswa Berani Bermimpi Besar

Kabar Daerah

Jembatan Leuwidingding Segera Dibangun, TNI dan Pemkab Sukabumi Perkuat Sinergi Jaga Lingkungan

Kabar Daerah

Armada Sampah Jampangkulon Terbatas, Warga Desak Pemkab Sukabumi Tambah Truk

Kabar Daerah

Festival Kopi Sukabumi Kembali Jadi “Black Gold” Jawa Barat ‎

Kabar Daerah

Sambut HUT ke-81 TNI, Forkopimcam Jampangkulon Bersihkan Pasar Cinagen dan Soroti Kendala Armada Sampah ‎

Kabar Daerah

Polri dan Media Perkuat Sinergi di Tengah Apel Kebangsaan PUI di Sukabumi

Kabar Daerah

Akta Cerai Dipersoalkan, Warga Kalibunder Mengaku Tak Pernah Menerima Panggilan Pengadilan Agama Cibadak