KKN Mandiri Mahasiswa Universitas Nusa Putra di Desa Kertaangsana, Kecamatan Nyalindung Sukabumi tuntas setelah sebulan/ Foto: Istimewa
SUKABUMI, MEDIAAKSARA.ID — Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri Desa Kertaangsana Universitas Nusa Putra di Kecamatan Nyalindung resmi menuntaskan seluruh rangkaian pengabdian masyarakat yang berlangsung sejak 3 Agustus hingga 5 September 2026.
Dipimpin Rafael Ahmad Abduljabbar bersama 11 mahasiswa, program KKN selama satu bulan difokuskan pada tiga sektor utama, yakni lingkungan, pendidikan, serta pemberdayaan ekonomi dan pertanian masyarakat.
Ketua Kelompok KKN Mandiri Desa Kertaangsana, Rafael Ahmad Abduljabbar, mengatakan rangkaian kegiatan diawali dengan koordinasi bersama Kepala Desa Kertaangsana Ence Ruswandi.
Mahasiswa juga melaksanakan kunjungan edukatif ke SD Nagrak yang difasilitasi guru SD Buniwangi. Kegiatan menjadi bagian dari upaya mahasiswa memberikan kontribusi terhadap pengembangan pendidikan di lingkungan desa.
Baca Juga :
Memasuki pekan kedua, mahasiswa mengembangkan program di bidang lingkungan dengan membuat lubang biopori di Kampung Haji. Kegiatan melibatkan warga, termasuk Ketua RT 1 Kampung Haji, sebagai langkah membantu meningkatkan resapan air dan mencegah terjadinya genangan.
”Pembuatan biopori ini melibatkan partisipasi aktif warga sebagai langkah preventif penanggulangan genangan air dan pelestarian resapan tanah,” kata Rafael, Minggu (6/9/2026).
Selain itu, mahasiswa memberikan pelatihan eco print kepada siswa SD Nagrak. Program diarahkan meningkatkan kreativitas sekaligus mengenalkan pemanfaatan bahan-bahan alami kepada anak-anak sejak dini.
Pada pekan ketiga, fokus pengabdian diperluas ke sektor pertanian melalui kolaborasi dengan Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Wilayah 3. Dalam kegiatan, mahasiswa bersama masyarakat menyalurkan dan menanam sebanyak 95 bibit pohon di sejumlah titik lahan produktif.
Baca Juga :
79 Kasus Narkoba Dibongkar dalam 8 Bulan, Agustus Jadi Periode Tertinggi di Sukabumi
”Penanaman tahap pertama dan kedua dilaksanakan bersama warga setempat. Selain itu, kami memperkenalkan teknologi tepat guna berupa alat bantu penabur pupuk kepada kelompok tani di Kampung Ranca Bali untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan lahan,” ujarnya.

Tidak hanya menjalankan program utama, mahasiswa juga turut berbaur dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan, termasuk kegiatan keagamaan, gotong royong, serta persiapan menyambut perayaan kemerdekaan bersama warga.
Kepala Desa Kertaangsana, Ence Ruswandi, menyampaikan apresiasi terhadap keterlibatan mahasiswa Universitas Nusa Putra selama menjalankan program KKN.
Menurutnya, kehadiran mahasiswa tidak sebatas menjalankan program akademik, tetapi juga ikut terlibat dalam aktivitas sehari-hari masyarakat.
Baca Juga :
Kebakaran Hanguskan Rumah Warga di Kasepuhan Sirnaresmi Sukabumi, 5 KK Terdampak
“Kehadiran aktif mahasiswa KKN Mandiri Universitas Nusa Putra di tengah masyarakat membawa dampak positif. Mereka terlibat dalam gotong royong, kegiatan keagamaan, hingga pendampingan teknis,” ungkap Ence.
Ia menilai interaksi yang terbangun antara mahasiswa dan masyarakat juga berhasil menciptakan kedekatan emosional serta hubungan kekeluargaan selama pelaksanaan KKN.
Program KKN Mandiri kemudian ditutup dengan penyelesaian administrasi dan kegiatan perpisahan bersama warga serta anak-anak yang selama ini aktif mengikuti berbagai kegiatan di posko mahasiswa.
Melalui KKN Mandiri Desa Kertaangsana, Universitas Nusa Putra diharapkan semakin memperkuat sinergi antara dunia akademik dan masyarakat. Program juga diharapkan meninggalkan manfaat berkelanjutan bagi peningkatan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Sukabumi.
Sumber :@D4r
Redaktur: Rapik Utama







