Home / Kabar Daerah

Kamis, 27 Maret 2025 - 03:50 WIB

Efisiensi Anggaran 2025: 9 sampai 10 Persen, DPRD Sukabumi Akan Kawal!

Anggota Legislatif DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Demokrat Jalil Abdillah / Foto : Rapik Utama

MEDIAAKSARA.ID – Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi menggelar rapat kerja untuk membahas efisiensi anggaran bersama 13 mitra kerja, diantaranya Inspektorat, Kesbangpol, BKPSDM, DPMD, Disdukcapil, DPMPTSP, DPTR, Satpol PP dan Bagian Setda Kabupaten Sukabumi.

Mewakili Ketua Komisi I, Jalil Abdillah memberikan tanggapannya kepada Mediaaksara.id terkait rapat koordinasi tersebut. Menurutnya, pembahasan efisiensi anggaran 2025 ini mengacu pada Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025, yang mengatur efisiensi anggaran di beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

Baca:  https://mediaaksara.id/kawal-transparansi-kecamatan-palabuhanratu-gelar-evaluasi-dana-desa-2025/

“Tentunya, kebijakan efisiensi ini akan berdampak pada program-program daerah. Akibatnya, output program 2025 berpotensi tidak tercapai secara maksimal,” ujar Jalil Abdillah dari Fraksi Demokrat saat ditemui di kantor DKUKM, Jalan Cibolang, Cisaat, Kabupaten Sukabumi.

Menurutnya, sebagai tokoh pergerakan di Kabupaten Sukabumi, pemerintah daerah dan DPRD seharusnya dilibatkan sejak awal dalam perumusan kebijakan ini.

Baca: https://mediaaksara.id/lansia-terlantar-tiga-hari-dievakuasi-ke-panti-aura-welas-asih/

“Namun hingga hari ini, sementara saya ketahui, belum ada pembahasan resmi antara DPRD dan Badan Anggaran (Banggar) terkait kebijakan efisiensi ini,” ungkapnya, pada Rabu (26/03/2025).

Lebih lanjut, Jalil Abdillah menegaskan bahwa pihaknya telah memanggil mitra terkait untuk mengetahui sejauh mana rencana efisiensi anggaran akan diterapkan. Hasilnya pun bervariasi.

Baca: https://mediaaksara.id/ringkasan-laporan-penyelenggaraan-pemerintahan-daerah-rlppd-2024-opini-lhk-bpk-ri-kabupaten-sukabumi-10-tahun-raih-wajar-tanpa-pengecualian-wtp/

“Beberapa dinas mengalami pemotongan anggaran sekitar 9 persen, bahkan ada yang hampir 10 persen. Pemotongan ini tentu berdampak pada capaian program 2025, di mana beberapa target mungkin tidak bisa direalisasikan,” jelas Wakil Rakyat.

Ia juga menegaskan bahwa DPRD bukan hanya memiliki fungsi penganggaran, tetapi juga fungsi pengawasan. Oleh karena itu, DPRD harus memahami implikasi kebijakan ini secara menyeluruh.

Baca: https://mediaaksara.id/pwi-peduli-kabupaten-sukabumi-berbagi-berkah-ramadan-1446-h/

“Kami akan terus mengawal agar efisiensi anggaran tidak mengorbankan program-program prioritas yang sudah direncanakan demi kepentingan masyarakat,” pungkasnya.

 

Reporter: Azriel B. Rahman

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

Lutung Jawa Bertahan di Desa Penyangga TNGHS, Indikator Kesehatan Hutan Jawa Barat

Kabar Daerah

Sekolah Rusak, Smartboard di Rumah: Ulah Baru Kepsek! Klarifikasi ‘Beres’ SDN Kaum Bikin Penasaran

Kabar Daerah

Kumis Ucing, Warisan Obat Tradisional dari Pekarangan Desa Penyangga Halimun

Kabar Daerah

Konferensi PWI Sukabumi 2026 Makin Dekat, Jabar Turun Tangan Kawal Suksesi Kepemimpinan

Kabar Daerah

Tak Sekadar Masak! Dinkes Sukabumi Latih Penjamah Makanan SPPG Demi Standar Nasional

Kabar Daerah

Sekolah Rusak, Harapan 57 Pelajar: Begini Potret SDN Kaum Hegarmanah Sukabumi

Kabar Daerah

UMKM Lokal Naik Kelas: S&F Shoes Sukabumi Tawarkan Sandal Berkualitas Harga Bersaing

Kabar Daerah

HHBK Dongkrak Ekonomi Desa: Madu Trigona hingga Kopi Cipeuteuy Mulai Dilirik Pasar