Home / Peristiwa

Kamis, 25 September 2025 - 12:21 WIB

Dinkes Sukabumi Pastikan Korban Dugaan Keracunan MBG di SMK Doa Bangsa Pulih, Sampel Makanan Diteliti

Penangan medis korban dugaan keracunan MBG pelajar SMK DOA Bangsa di IGD RSUD Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi / Foto: Istimewa

MEDIAAKSARA.ID – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sukabumi memastikan kondisi para pelajar SMK Doa Bangsa Palabuhanratu yang diduga keracunan usai menyantap makanan bergizi gratis (MBG) sudah kembali pulih. Sampel makanan telah diambil untuk diteliti lebih lanjut guna memastikan penyebab kejadian.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, Agus Sanusi, menegaskan pihaknya langsung bergerak cepat setelah menerima laporan kasus tersebut.

“Karena ini harus mengambil sampel makanan, alhamdulillah sekarang sudah teratasi. Saat ini kondisi pelajar sudah sehat, tinggal lihat perkembangannya nanti,” katanya, Kamis (25/9/2025).

Baca: https://mediaaksara.id/kejadian-luar-biasa-sukabumi-puluhan-warga-langkapjaya-lengkong-keracunan-massal-usai-santap-hidangan-acara-keagamaan/

Agus menyebut, berdasarkan laporan awal, terdapat 32 siswa yang diduga mengalami gejala keracunan, namun hanya enam orang yang menjalani penanganan di RSUD Palabuhanratu.

Kepala Dinas Kesehatan, Agus Sanusi Diwawancara usai Podcast PWI Kabupaten Sukabumi / Foto: MediaAksara
Kepala Dinas Kesehatan, Agus Sanusi Diwawancara usai Podcast PWI Kabupaten Sukabumi / Foto: MediaAksara

“Data itu masih kita pastikan valid atau tidak, karena informasi di lapangan kadang berbeda,” jelasnya.

Menurut Agus, sampel makanan berupa nasi dan nugget sudah diambil tim kesehatan. Namun, ia belum bisa memastikan apakah seluruh jenis makanan MBG telah diperiksa.

Baca:https://mediaaksara.id/nagraksari-gelar-musdesus-evaluasi-transparansi-dana-desa-rp211-juta-untuk-perkuat-bumdes-nasa-berkarya/

“Kalau yang menerima MBG itu 300 lebih, tapi yang diduga keracunan hanya 32. Kalau memang terkontaminasi semua, tentu yang sakit lebih banyak. Jadi kemungkinan ada faktor lain yang harus dicek kembali,” ujarnya melalui sambungan seluler.

Sebelumnya, pada Rabu (24/9/2025), lima siswa kelas XII SMK Doa Bangsa serta dua guru mengalami gejala mual, sakit perut, hingga sesak napas setelah mengonsumsi makanan MBG yang bersumber dari Sentra Pangan Pertanian Gizi (SPPG) Palabuhanratu. Lima siswa dilarikan ke RSUD Palabuhanratu untuk mendapatkan perawatan intensif, sementara dua guru tidak sampai dirujuk ke rumah sakit.

Agus menegaskan, Dinkes Kabupaten Sukabumi akan terus memantau perkembangan kasus ini. “Dinkes paling depan terkait kejadian di lapangan. Kami cepat tanggap untuk memastikan kesehatan masyarakat terjamin,” tandasnya.

 

Reporter : Juliansyah

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Nekat! Perselisihan Cinta Sukabumi, Remaja 17 Tahun Dianiaya hingga Luka 45 Jahitan di Cibadak 

Peristiwa

Kucing Terjebak di Sumur, Damkar Sukabumi Turun Tangan Evakuasi ‎

Peristiwa

Pria 27 Tahun Ditemukan Meninggal di Rumah, Polisi Selidiki Penyebabnya ‎

Peristiwa

KA Pangrango Tertemper Perempuan Lansia di Sukabumi, Perjalanan Sempat Terganggu

Peristiwa

‎18 Bulan Kasus Tabungan Hari Raya Rp225 Juta di Sukabumi, DRS Akhirnya Ditetapkan Polisi Jadi Tersangka!

Peristiwa

Perempuan Terserempet KA Pangrango di Sukabumi, Terjatuh dari Ketinggian

Peristiwa

79 Kasus Narkoba Dibongkar dalam 8 Bulan, Agustus Jadi Periode Tertinggi di Sukabumi 

Peristiwa

Dugaan Penipuan dan Penggelapan di Sukabumi Masih Disidik, Terlapor Jalani Pemeriksaan Polisi