Home / Peristiwa

Kamis, 10 September 2026 - 18:56 WIB

Nekat! Perselisihan Cinta Sukabumi, Remaja 17 Tahun Dianiaya hingga Luka 45 Jahitan di Cibadak 

Ilustrasi petugas kepolisian sedang melakukan penyelidikan kepada saksi atas kasus kekerasan ke remaja 17 tahun diduga dibacok celurit di Kampung Ongkrak, RT 02/ RW 03, Desa Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi/ Foto: Istimewa 

‎SUKABUMI, MEDIAAKSARA.ID – Seorang remaja berinisial H (17 tahun 7 bulan) diduga menjadi korban kekerasan menggunakan senjata tajam di sebuah toko ban, kawasan Kampung Ongkrak, RT 02/ RW 03, Desa Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

‎‎Peristiwa terjadi pada Selasa, 8 September 2026 sekitar pukul 20.30 WIB di Toko G Ban.

‎Kapolsek Cibadak Polres Sukabumi, AKP Joko Susanto Supono, menyampaikan kasus masih dalam tahap penyelidikan. Polisi juga masih melakukan pencarian terhadap terduga pelaku berinisial AI.

‎Berdasarkan keterangan kepolisian, peristiwa bermula ketika AI datang ke Galaxy Ban bersama seorang perempuan berinisial QA menggunakan sepeda motor Honda Beat warna hitam dengan nomor polisi F-6628-FKU.


Baca Juga : ‎

Hari Pelanggan Nasional, PLN Sukabumi Perkuat Sinergi dengan PT Glostar Indonesia

‎Setibanya di lokasi, AI diduga melontarkan kalimat provokatif kepada korban H dan seorang saksi berinisial AF, yakni, “Hayu gelut” atau ajakan untuk berkelahi.

‎Korban dan saksi disebut tidak menanggapi ucapan tersebut. Namun, AI kemudian diduga melakukan kekerasan terhadap AF dengan cara memukul dan menendang.

‎Setelah itu, AI meninggalkan lokasi bersama QA. Sekitar 10 menit kemudian, AI diduga kembali ke lokasi dengan membawa sebilah celurit.

‎Menurut keterangan polisi, AI kemudian diduga mengayunkan celurit sebanyak empat kali ke arah korban H.

‎Dua ayunan disebut mengarah ke kepala korban, tetapi berhasil ditangkis menggunakan sebuah meja bulat kecil. Satu ayunan lainnya mengarah ke punggung, namun tidak mengenai korban dan justru mengenai ban.


Baca Juga : ‎

Perhutani KPH Sukabumi Tabur Benih Pinus Serentak di Takokak, Perkuat Komitmen Kelestarian Hutan Jabar

‎Sementara satu ayunan lainnya mengenai lutut kiri korban.

‎Akibat kejadian kekerasan, korban mengalami luka robek pada lutut kiri. Berdasarkan hasil observasi BLUD Sekarwangi, luka berukuran sekitar 15 x 2 x 1 sentimeter dan korban mendapat 45 jahitan.

‎‎Polisi menduga peristiwa akibat dipicu perselisihan terkait hubungan asmara. QA sebelumnya disebut pernah menjalin hubungan dengan AI. Setelah hubungan keduanya berakhir, QA kemudian berpacaran dengan korban H.


Baca Juga :

Sampah Jadi Persoalan Warga Sukabumi, Mahasiswa Nusa Putra Bawa Inovasi Teknologi Tepat Guna

‎Dalam perkembangan hubungan, AI diduga beberapa kali melakukan tindakan provokatif terhadap H. Namun, korban disebut memilih mengabaikannya.

‎Polisi menduga AI kemudian merasa kesal hingga akhirnya mendatangi korban dan terjadi aksi kekerasan.

‎Dalam penanganan perkara ini, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, yakni satu bilah celurit dan satu buah meja bulat kecil.

‎‎Hingga saat ini, terduga pelaku AI masih dalam pencarian pihak kepolisian. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap secara utuh rangkaian peristiwa tersebut.

‎

‎Sumber : @Jj

‎Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Tragedi KA Pangrango Tabrak Warga di Cicantayan, Korban Meninggal di Lokasi ‎

Peristiwa

Mobil Tabrak Lima Pejalan Kaki di Jalur Sukabumi–Bogor, Polisi Lakukan Penyelidikan

Peristiwa

Evaluasi Dua Tahun Prabowo-Gibran, Mahasiswa BEM Nusantara Jabar Gelar Aksi di Sukabumi

Peristiwa

Remaja Asal Sukabumi Diduga Jadi Korban TPPO di Bekasi, Polisi Lakukan Penyelidikan ‎

Peristiwa

Damkar Evakuasi Pria 53 Tahun yang Terjatuh ke Sumur di Sukabumi, Korban Selamat

Peristiwa

Kebakaran Lahan Dekat Warga Cibolang Sukabumi, Damkar Padamkan Api di Kebun Bambu dan Ilalang 

Peristiwa

Angkot Terbakar di Cisaat Sukabumi, Pemilik Alami Luka Bakar Usai Terdengar Ledakan

Peristiwa

Satreskrim Polres Sukabumi Amankan Terduga Pelaku Pembunuhan Wanita di Perkebunan Jati Ciemas ‎