Home / Kabar Daerah

Minggu, 27 Juli 2025 - 11:51 WIB

Desa Kebonpedes Gerakkan Ketahanan Pangan Lewat Dana Desa, Tumpangsari dan Perikanan Jadi Andalan

Program Dana Desa untuk ketahanan pangan BUMDes Amanah, Desa/ Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi / Foto: Istimewa

MEDIAAKSARA.ID – Pemerintah Desa Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi, konsisten mendorong pemberdayaan masyarakat melalui program ketahanan pangan yang bersumber dari Dana Desa. Kepala Desa Kebonpedes, Dadan Apriandani, kepada MediaAksara menyampaikan program ini selaras dengan Asta Cita Presiden RI, terutama dalam hal mewujudkan kedaulatan pangan dari tingkat desa.

“Dari Dana Desa, kami mengalokasikan 20 persen untuk program ketahanan pangan masyarakat. Total anggarannya mencapai Rp280 juta,” ujar Dadan melalui sambungan seluler.

Baca: https://mediaaksara.id/penambang-tradisional-bojong-pari-tagih-kepastian-izin-90-persen-warga-bergantung-pada-tambang-sukabumi/

Program terbagi dalam dua tahap kegiatan, dengan rincian sebagai berikut:

Tahap 1: Sebesar Rp140 juta digunakan kegiatan penanaman semangka tanpa biji, dengan sistem tumpangsari cabai besar di lahan seluas 1 hektare.

Tahap 2: Kembali dialokasikan Rp140 juta penanaman jagung dengan tumpangsari cabai rawit di lahan 1 hektare, dan penanaman padi di lahan 1 hektare dengan dana sebesar Rp96 juta.

Sektor perikanan juga turut dikembangkan dengan budidaya ikan nila menggunakan dana Rp46 juta.

Program Dana Desa untuk ketahanan pangan BUMDes Amanah, Desa/ Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi / Foto: Istimewa
Program Dana Desa untuk ketahanan pangan BUMDes Amanah, Desa/ Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi / Foto: Istimewa

Masih kata Dadan, seluruh program dikelola oleh BUMDes Amanah Desa Kebonpedes yang diketuai oleh Cece Ujang Samsu. Ia menyebutkan untuk suksesi program, Pemdes berkolaborasi bersama TNI, Polri, dan Dinas Pertanian melalui Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Kebonpedes.

Baca: https://mediaaksara.id/asklin-sukabumi-gandeng-peradi-cibadak-wujudkan-klinik-taat-hukum-dan-bersama-hadapi-transformasi-kesehatan/

“Alhamdulillah, program berjalan lancar. Saat ini, BUMDes menanam jagung, cabai besar, cabai rawit (cengek), dan padi masing-masing di lahan seluas satu hektare. Ini bentuk nyata penguatan pangan desa berbasis potensi lokal,” jelas Dadan.

Dalam penggunaan pupuk, pihak desa menggabungkan antara pupuk organik dan non-organik. Beberapa jenis yang digunakan antara lain pupuk Ansel, pupuk kandang, pupuk hayati Bios 44, serta pupuk NPK.

“Semoga apa yang kami perjuangkan bersama bisa memberi manfaat besar bagi masyarakat. Kami ingin Desa Kebonpedes mandiri dalam pangan, sekaligus memberi dampak ekonomi kepada warga,” pungkas Dadan pada Minggu (27/7/2025).

 

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

PKPA Angkatan VI DPC Peradi Cibadak Diikuti 36 Peserta, Cetak Advokat Muda Berintegritas

Kabar Daerah

Edufair SMAS Mardi Yuana Sukabumi, Bobby Maulana Dorong Siswa Berani Bermimpi Besar

Kabar Daerah

Jembatan Leuwidingding Segera Dibangun, TNI dan Pemkab Sukabumi Perkuat Sinergi Jaga Lingkungan

Kabar Daerah

Armada Sampah Jampangkulon Terbatas, Warga Desak Pemkab Sukabumi Tambah Truk

Kabar Daerah

Festival Kopi Sukabumi Kembali Jadi “Black Gold” Jawa Barat ‎

Kabar Daerah

Sambut HUT ke-81 TNI, Forkopimcam Jampangkulon Bersihkan Pasar Cinagen dan Soroti Kendala Armada Sampah ‎

Kabar Daerah

Polri dan Media Perkuat Sinergi di Tengah Apel Kebangsaan PUI di Sukabumi

Kabar Daerah

Akta Cerai Dipersoalkan, Warga Kalibunder Mengaku Tak Pernah Menerima Panggilan Pengadilan Agama Cibadak