RCL Ngepodcast bersama UMKM Kabupaten Sukabumi: Kuliner UMKM Cireng Rujak Ndut Desa Cibatu Cisaat Hanya 4 Ribu / Foto: Istimewa
MEDIAAKSARA.ID – Dari dapur sederhana di rumahnya, Eva Yuliani sukses membawa produk camilan Cireng Rujak Ndut menjadi salah satu ikon kuliner khas Sukabumi yang kini dikenal hingga luar kota. Melalui program RCL Ngepodcast bersama UMKM Kabupaten Sukabumi, Eva berbagi kisah inspiratif perjalanan usahanya dari nol hingga berkembang pesat.
Usaha Cireng Rujak Ndut dirintis sejak tahun 2013, saat tren cireng tengah viral di berbagai daerah. Berbekal resep keluarga dan semangat pantang menyerah, Eva bersama sang suami berinovasi menciptakan cireng yang lezat, ekonomis, dan memiliki cita rasa khas Sukabumi.
“Cita-cita kami sederhana, ingin membuat makanan yang enak, mudah dijangkau harganya, dan tetap punya rasa khas yang bikin nagih,” ungkap Eva.
Nama “Ndut” sendiri, lanjut Eva, terinspirasi dari bentuk tubuhnya yang gemoy dan ceria, mencerminkan karakter brand yang hangat dan dekat dengan masyarakat.
Kini, Cireng Rujak Ndut tidak hanya dijual di rumah produksi, tetapi juga telah dipasarkan ke berbagai toko, kafe, serta pemesanan luar kota. Banyak reseller turut bergabung dalam jaringan penjualan, memperluas jangkauan produk khas Sukabumi ini.
Masyarakat yang ingin menikmati atau menjadi mitra pemasaran dapat langsung datang ke lokasi usaha di Jl. Raya Cibolang, Desa Cibatu, Gang Inpres, Kabupaten Sukabumi. Dengan harga hanya Rp 4.000 per porsi, Cireng Rujak Ndut hadir sebagai camilan lokal yang terjangkau, mengenyangkan, dan menggugah selera.
Sumber : RCL Sukabumi
Redaktur: Rapik Utama







