Home / Kabar Daerah

Rabu, 11 Juni 2025 - 17:57 WIB

Dampak Proyek Tol Bocimi Seksi 3 Dituding Bikin Resah Warga Karangtengah Cibadak

Proyek Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) Seksi 3 di Perbatasan Desa Karangtengah Cibadak dengan Desa Balekambang Nagrak dan/ Foto: MediaAksara

MEDIAAKSARA.ID – Proyek Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) Seksi 3 kembali menuai sorotan. Kali ini, puluhan warga Kampung Legokpicung, Desa Karangtengah, Kabupaten Sukabumi, mendatangi kantor PT Trans Jabar Tol (TJT) pada Selasa (10/6/2025). Aksi dipicu oleh pemadaman listrik lebih dari 24 jam dan tertutupnya saluran irigasi sawah akibat aktivitas proyek.

Dikonfirmasi MediaAksara melalui seluler, Kepala Desa Karangtengah, Agung Pratama Putra mengatakan, terkait aksi warga yang di lakukan kemarin, Selasa (10/6). Alhamdulillah saya sendiri pas begitu dilaksanakannya aksi turut hadir.

“Sebetulnya itu bukan demo, itu hanya aksi penyampaian aspirasi terkait beberapa hal yang terjadi efek dari keberlangsungan proyek Strategi Nasional tol Bocimi Sesi 3 yang berada di Karangtengah Cibadak,” jelasnya pada Rabu (11/6/2025).

Baca: https://mediaaksara.id/dishub-sukabumi-ramp-check-ketat-bus-po-nuansa-ilham-armada-jemaah-haji-2025/

Warga dari RW 09, 10, dan 11 menyuarakan kekesalan akibat dampak yang mengganggu kehidupan sehari-hari dan mata pencaharian masyarakat, terutama sektor pertanian.

“Warga sangat dirugikan. Dari siang sampai dini hari tadi tidak ada listrik. Semua aktivitas lumpuh,” ujarnya.

Insiden pemadaman terjadi setelah kendaraan dump truck proyek tol menyangkut kabel listrik utama. Dua RW langsung terdampak dengan kondisi gelap gulita. Lebih parah, material tanah urugan proyek dari truk-truk subkontraktor PT Waskita Karya telah menutup saluran irigasi utama ke sawah warga.

Baca: https://mediaaksara.id/kejari-sukabumi-klarifikasi-dugaan-penggelapan-alat-pertanian-rp450-juta-oleh-oknum-poktan-di-jampangtengah/

“Ada akses irigasi yang sampai sekarang masih tertutup tanah. Bagaimana pertanian kami bisa bertahan kalau air tidak mengalir?” tukas Agung.

Dampak Proyek Tol Bocimi, Warga Kampung Legokpicung, Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak Datangi Kantor PT Trans Jabar Tol / Foto: Istimewa
Dampak Proyek Tol Bocimi, Warga Kampung Legokpicung, Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak Datangi Kantor PT Trans Jabar Tol / Foto: Istimewa

Dalam pertemuan warga menyampaikan empat tuntutan utama kepada PT TJT:

1. Perbaikan instalasi listrik yang rusak.

2. Normalisasi saluran irigasi pertanian.

3. Sosialisasi rutin dari pihak proyek.

4. Kompensasi atas kerugian warga terdampak.

Menurut Agung, sebagian tuntutan langsung ditanggapi, namun sebagian lainnya masih akan dibahas lebih lanjut oleh manajemen TJT.

Baca: https://mediaaksara.id/irigasi-pertanian-20-tahun-bermasalah-bpp-warungkiara-angkat-bicara-penyebabnya/

“Sosialisasi itu seharusnya di awal. Ini proyek jalan terus, warga jadi korban,” tambah Agung.

Sebagai Pemerintah Desa sudah menjadi kewajiban, ketika ada potensi yang mengarah ketidak kondusifan  lingkungan, kami hadir mendampingi sebagai Fasilitator agar selama penyampaian berlangsung tertib.

“Kedepannya kami menyarankan kepada PJT memperhatikan lingkungan dan memberi arahan kepada pelaksana Waskita dan Sub Kontraktor lebih kooperatif dengan warga,” pungkasnya.

Hingga berita diterbitkan, pihak PT Trans Jabar Tol belum memberikan keterangan kepada awak media.

 

Reporter :Juliansyah

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

Torehkan Sejarah di Sukabumi, Rektor UMMI Prof. Reny Sukmawani Resmi Sandang Gelar Guru Besar

Kabar Daerah

Masker Gratis Dibagikan Dampal Jurig, Dorong Warga Waspadai Debu Vulkanik

Kabar Daerah

Abu Vulkanik Ganggu Jalan di Sukabumi, Polisi Kerahkan Water Cannon untuk Bersihkan Debu

Kabar Daerah

Polsek Cibadak Bagikan 250 Masker Gratis di Tengah Sebaran Abu Vulkanik Krakatau ‎

Kabar Daerah

KKN Mandiri Universitas Nusa Putra Tuntas, Mahasiswa Tinggalkan Manfaat di Desa Kertaangsana

Kabar Daerah

Cegah Penyakit Sejak Dini, Puskesmas Jampangkulon Gelar Cek Kesehatan Gratis bagi ASN ‎

Kabar Daerah

PA GMNI Sukabumi Raya Bergolak! Dewex Sapta Anugerah Terpilih, Marhaenisme Ditantang Turun ke Jalan Perjuangan Rakyat 

Kabar Daerah

Miris! Ibu Gangguan Jiwa, Kakek Terbaring Sakit: Dua Bocah Miskin Bertahan di Rutilahu di Nagrak Sukabumi ‎