Home / Kabar Daerah

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:19 WIB

BPK Temukan Dugaan Rp27 Miliar, BEM PTNU Sukabumi: “Bina Marga Kerja Apa? Pengawasan Abai, Pembangunan Siluman”

BEM PTNU Sukabumi Raya menggelar aksi demo di Kantor UPTD Bina Marga Jabar, menyoroti temuan BPK dugaan kelebihan bayar proyek infrastruktur hingga Rp27 miliar./ Foto: Istimewa 

MEDIAAKSARA.ID – Dugaan buruknya tata kelola pembangunan infrastruktur jalan provinsi di Sukabumi kembali memantik kemarahan mahasiswa. Puluhan massa dari Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (BEM PTNU) Sukabumi Raya menggelar aksi unjuk rasa di Kantor UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah II Sukabumi, Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (BMPR) Provinsi Jawa Barat, Jalan Raya Bhayangkara, Kota Sukabumi, Senin (12/1/2026) sore.

Selama aksi mahasiswa menyoroti dugaan kelebihan bayar proyek infrastruktur berdasarkan temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sejak 2019 hingga 2025 yang ditaksir mencapai Rp27 miliar. Mahasiswa menilai dari temuan tersebut mencerminkan lemahnya pengawasan dan buruknya tata kelola pembangunan jalan di bawah kewenangan UPTD Wilayah II Sukabumi.

Koordinator Daerah BEM PTNU Sukabumi Raya, Aceng Sopian, menyatakan aksi merupakan bentuk penyampaian keresahan masyarakat Kabupaten dan Kota Sukabumi yang selama ini terdampak langsung oleh kerusakan jalan provinsi.

Baca: https://mediaaksara.id/viral-rumah-warga-sukabumi-tak-kunjung-dibantu-gubernur-jabar-kdm-pemkab-belum-ajukan-ke-provinsi/

“Persoalan ini bukan hal baru. Mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga pemeliharaan jalan provinsi, semuanya bermasalah. Temuan BPK pun seperti tidak pernah ditindaklanjuti secara serius,” ujar Aceng.

Menurutnya, mahasiswa menemukan sedikitnya enam temuan BPK terkait dugaan kelebihan pembayaran proyek yang melibatkan sejumlah rekanan. Ironisnya, kontraktor yang dinilai memiliki rekam jejak buruk masih kerap kembali mendapatkan proyek.

Baca: https://mediaaksara.id/drainase-jadi-kunci-bina-marga-dputr-kota-sukabumi-intervensi-jalan-di-musim-hujan/

“Ini mengindikasikan adanya praktik tidak sehat dalam pengelolaan proyek. Angkanya mencapai Rp27 miliar dan ini harus diusut tuntas,” tegasnya.

Dalam aksi, massa juga membentangkan spanduk bernada kritik menohok seperti “Bina Marga Kerja Apa? Pengawasan Abai, Pembangunan Siluman”. Kendati selama aksi berlangsung dengan pengawalan aparat Polres Sukabumi Kota.

BEM PTNU Sukabumi Raya mendesak aparat penegak hukum, khususnya kejaksaan, untuk turun tangan melakukan penyelidikan. Mereka menegaskan akan terus mengawal persoalan ini hingga ke ranah hukum.

 

Sumber: @D3ns

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

Torehkan Sejarah di Sukabumi, Rektor UMMI Prof. Reny Sukmawani Resmi Sandang Gelar Guru Besar

Kabar Daerah

Masker Gratis Dibagikan Dampal Jurig, Dorong Warga Waspadai Debu Vulkanik

Kabar Daerah

Abu Vulkanik Ganggu Jalan di Sukabumi, Polisi Kerahkan Water Cannon untuk Bersihkan Debu

Kabar Daerah

Polsek Cibadak Bagikan 250 Masker Gratis di Tengah Sebaran Abu Vulkanik Krakatau ‎

Kabar Daerah

KKN Mandiri Universitas Nusa Putra Tuntas, Mahasiswa Tinggalkan Manfaat di Desa Kertaangsana

Kabar Daerah

Cegah Penyakit Sejak Dini, Puskesmas Jampangkulon Gelar Cek Kesehatan Gratis bagi ASN ‎

Kabar Daerah

PA GMNI Sukabumi Raya Bergolak! Dewex Sapta Anugerah Terpilih, Marhaenisme Ditantang Turun ke Jalan Perjuangan Rakyat 

Kabar Daerah

Miris! Ibu Gangguan Jiwa, Kakek Terbaring Sakit: Dua Bocah Miskin Bertahan di Rutilahu di Nagrak Sukabumi ‎