Home / Pemerintahan

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:15 WIB

Drainase Jadi Kunci! Bina Marga DPUTR Kota Sukabumi Intervensi Jalan di Musim Hujan

DPUTR Kota Sukabumi melalui Bidang Bina Marga,Barlian Hadi akan memprioritaskan perbaikan drainase, peninggian jalan, dan inovasi material/ Foto: MediaAksara

MEDIAKSARA.ID – Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Sukabumi melalui Bidang Bina Marga berkomitmen menjaga kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan, terutama di tengah cuaca ekstrem dan curah hujan yang cukup tinggi.

Kepala Bidang Bina Marga DPUTR Kota Sukabumi, Barlian Hadi, mengungkapkan saat ini pihaknya memprioritaskan perbaikan dan pemeliharaan jalan dengan fokus utama pada sistem drainase. Hal tersebut disampaikannya saat dikonfirmasi wartawan di kantornya, Selasa (13/1/2026).

“Dalam kondisi musim hujan seperti sekarang, kami memulai perbaikan dari drainase di sekitar jalan. Drainase sangat berpengaruh terhadap kekuatan jalan sekaligus kenyamanan masyarakat saat melintas,” ujarnya.

Baca: https://mediaaksara.id/viral-rumah-warga-sukabumi-tak-kunjung-dibantu-gubernur-jabar-kdm-pemkab-belum-ajukan-ke-provinsi/

Selain pembenahan drainase, Bina Marga juga rutin melakukan pembersihan sampah dan gulma di sepanjang ruas jalan. Kegiatan dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor bersama kelurahan, kecamatan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), serta melibatkan partisipasi aktif masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada kelurahan, kecamatan, dan masyarakat yang ikut membantu menjaga kebersihan jalan. Jalan yang bersih dan rapi tentu akan meningkatkan kenyamanan pengguna,” tambah Barlian.

Upaya lain yang dilakukan adalah peninggian badan jalan di sejumlah titik rawan genangan. Menurutnya, kondisi jalan yang lebih rendah dibanding saluran drainase dapat menyebabkan air menggenang dan mempercepat kerusakan jalan.

Baca: https://mediaaksara.id/tpt-amblas-jalan-makan-korban-bem-ptnu-sindir-proyek-jabar-istimewa-kepala-uptd-sukabumi-tak-hadir/

” Di titik tertentu kami tinggikan agar jalan tidak tergenang air sehingga usia jalan bisa lebih panjang,” jelasnya.

Di tengah keterbatasan anggaran, Bina Marga DPUTR Kota Sukabumi menegaskan tetap melakukan inovasi. Salah satunya dengan menggunakan material semen dan split sebagai lapisan dasar, kemudian dilapisi gulmik atau hotmix pada bagian atas.

“Banyak kerusakan jalan terjadi akibat rembesan air atau munculnya mata air. Dengan metode ini, insyaallah jalan akan lebih kuat dan tahan lama,” kata Barlian.

Baca: https://mediaaksara.id/prabowo-resmikan-166-sekolah-rakyat-tegaskan-anak-bangsa-tak-boleh-minder-karena-kemiskinan/

Selama pelaksanaan pekerjaan, pihaknya juga memperhatikan prakiraan cuaca dari BMKG. Jika diperkirakan turun hujan, pekerjaan perbaikan akan ditunda untuk menghindari pemborosan material serta hasil pekerjaan yang tidak maksimal.

“Sehari sebelum pelaksanaan kami selalu cek prakiraan cuaca. Jika cerah, pekerjaan dilanjutkan, namun jika hujan kami tunda,” ujarnya.

Baca: https://mediaaksara.id/sekda-sukabumi-dan-kadis-pu-monev-jalan-rusak-dan-drainase-di-palabuhanratu-jadi-prioritas-perbaikan/

Terkait penanganan laporan kerusakan jalan, Barlian menegaskan pada kondisi normal, perbaikan dapat dilakukan maksimal 1×24 jam setelah laporan diterima. Namun, apabila terdapat banyak pekerjaan dengan tenggat waktu bersamaan, maka dilakukan penyesuaian jadwal.

“Pada prinsipnya setiap laporan tetap kami tindak lanjuti. Insyaallah semua akan kami kerjakan sesuai kemampuan dan kondisi di lapangan,” pungkasnya.

 

Reporter: Ronald Alexsander

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

TMMD Kodim 0622 Sukabumi Hadirkan Air Bersih bagi SD dan 60 KK Warga Ciemas

Pemerintahan

Tripartit Sukabumi Bahas Iklim Investasi dan Perlindungan Pekerja

Pemerintahan

Perluas Akses Keuangan Masyarakat, Pemkab Sukabumi Perkuat Dukungan bagi UMKM ‎

Pemerintahan

‎Ironi Kelistrikan Nasional, Hampir 70 Rumah Warga di Cibadak Sukabumi Belum Teraliri Listrik

Pemerintahan

BSPS 2026 Sasar 200 Rumah di Sukabumi, Tambahan 100 Unit Dikawal Ribka Tjiptaning untuk 2027

Pemerintahan

Pemprov Jabar KDM Wajibkan Desa Buka APBDes 2026, Warga Bisa Awasi Anggaran Lewat Media Sosial

Pemerintahan

Hari Santri 2026: Santri Sukabumi Didorong Kuasai Teknologi dan Aktif Bangun Daerah

Pemerintahan

Data BPS: Pengangguran Sukabumi 110 Ribu, Disnaker Genjot Pelatihan dan Kewirausahaan