Home / Peristiwa

Selasa, 16 Desember 2025 - 06:52 WIB

BPBD Sukabumi Catat Puluhan Longsor dan Banjir Terjang 9 Kecamatan

Tim gabungan evakuasi material dampak bencana alam yang terjadi di Kabupaten Sukabumi / Foto: Istimewa

MEDIAAKSARA.ID – Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Sukabumi mencatat puluhan kejadian bencana alam berupa longsor, pergerakan tanah, banjir bandang, hingga kerusakan infrastruktur yang melanda sejumlah wilayah akibat hujan berintensitas tinggi pada Senin (15/12/2025).

Koordinator Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna, dalam rilisnya menyampaikan hingga laporan diterima pukul 20.45 WIB, bencana tercatat terjadi di sedikitnya sembilan kecamatan, yakni Warungkiara, Caringin, Cibadak, Ciemas, Cikembar, Jampangtengah, Bantargadung, Simpenan, dan Gegerbitung.

Di Kecamatan Warungkiara, longsor dan pergerakan tanah terjadi di beberapa titik. Di Kampung Lio Cilandak RT 05/RW 01 Desa Sirnajaya, longsor menutup akses jalan kabupaten sepanjang 25 meter dengan tinggi material mencapai 2 meter dan lebar sekitar 8 meter. Longsor juga menutup jalan kabupaten di Kampung Cigadog Desa Bantarkalong, tepatnya di sekitar Jembatan Cimandiri Leuwi Lalay. Selain itu, Jembatan Cikolomerang penghubung Desa Hegarmanah–Bantarkalong dilaporkan ambruk, serta jalan desa di Kampung Bojonghaur mengalami amblas sedalam 1 meter. Banjir bandang turut melanda Desa Mekarjaya dan merusak lahan pertanian seluas kurang lebih 2 hektare.

Baca: https://mediaaksara.id/sekda-sukabumi-serahkan-109-sk-pppk-paruh-waktu-penantian-panjang-pegawai-setda-terjawab/

Di Kecamatan Caringin, longsor terjadi di Kampung Peundeuy dan Kampung Jaura Desa Seuseupan yang mengganggu akses jalan lingkungan dan mengancam ruas jalan penghubung antar desa. Sementara di Kampung Talaga Desa Talaga, saluran irigasi Cibalung dilaporkan jebol sehingga tidak dapat mengairi sawah dan kolam milik warga.

Bencana longsor juga terjadi di Kecamatan Cibadak. Di Kampung Cibatu Hilir Desa Sekarwangi, longsor mengancam lima unit rumah dengan total 8 kepala keluarga (20 jiwa). Longsor serupa di Desa Warnajati menggerus jalan lingkungan dan mengancam dua unit rumah milik 2 kepala keluarga dengan 9 jiwa.

Di Kecamatan Ciemas, longsor di Kampung Mekarasih Desa Ciemas menyebabkan ruas jalan desa Mekarasih–Pamuyangan tidak dapat dilalui kendaraan dan mengancam satu unit rumah warga.

Baca: https://mediaaksara.id/bupati-asep-japar-fkdt-sukabumi-makin-eksis-dan-bersinergi-wujudkan-sukabumi-mubarakah/

Sementara di Kecamatan Cikembar, longsor dan pergeseran tanah di Desa Cimanggu dan Desa Sukamaju mengancam sejumlah rumah warga. Dua kepala keluarga dengan total delapan jiwa terpaksa direlokasi ke tempat yang lebih aman. Longsor juga menutup jalur irigasi dan merusak bagian bangunan rumah.

Tim gabungan evakuasi material dampak bencana alam yang terjadi di Kabupaten Sukabumi / Foto: Istimewa
Tim gabungan evakuasi material dampak bencana alam yang terjadi di Kabupaten Sukabumi / Foto: Istimewa

Untuk Kecamatan Jampangtengah, longsor tebing terjadi di Kampung Pasirmalang Desa Jampangtengah yang menutup jalan desa dengan panjang longsoran sekitar 15 meter.

Baca:https://mediaaksara.id/silaturahmi-desy-ratnasari-di-koramil-jampangkulon-perkuat-sinergi-tni-rakyat-hadapi-bencana/

Di Kecamatan Bantargadung, BPBD mencatat longsor di berbagai titik, mulai dari bahu jalan kabupaten, ruas jalan nasional, halaman rumah warga, hingga ambruknya pagar Puskesmas. Peristiwa ini mengakibatkan puluhan rumah berada dalam kondisi terancam.

Kondisi paling mengkhawatirkan terjadi di Kecamatan Simpenan, di mana banjir mengakibatkan satu unit rumah hanyut dan satu rumah rusak, serta mengancam puluhan rumah lainnya di beberapa desa yang masuk zona rawan bencana.

Baca: https://mediaaksara.id/longsor-dan-pergerakan-tanah-terparah-putus-akses-pasir-gerong-bojonghaur-di-bantarkalong/

Sementara itu, di Kecamatan Gegerbitung, longsor menggerus tembok penahan tanah (TPT) jembatan kabupaten pada ruas Ciengang–Cibogo.

Hingga laporan ini disusun, BPBD memastikan tidak ada laporan korban jiwa. Namun, sejumlah warga terpaksa mengungsi dan berbagai fasilitas umum serta infrastruktur mengalami kerusakan.

BPBD Kabupaten Sukabumi terus melakukan pemantauan wilayah secara intensif, pengolahan data kejadian, serta penyebaran informasi peringatan dini melalui jalur koordinasi lintas sektor. Masyarakat di wilayah rawan bencana diimbau untuk tetap waspada dan segera melapor apabila terjadi kondisi darurat di lingkungan masing-masing.

 

Reporter: Juliansyah

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Peristiwa

16 Paket Sabu Disita, Pemuda 21 Tahun Ditangkap Polisi di Sukabumi ‎

Peristiwa

Viral Bikin Gaduh di SD Berujung Jeruji: Oknum Wartawan Gadungan Jadi Tersangka, Polisi Sukabumi Bongkar Dugaan Pemerasan

Peristiwa

‎Pria di Caringin Sukabumi Ditemukan Istri Bersimbah Darah, Diduga Coba Akhiri Hidup Usai Kehilangan Ayah ‎

Peristiwa

Waspada! Pria Menyusup ke SMPN 2 Cibadak Bersembunyi, Terduga Pelaku Diamankan Polisi 

Peristiwa

Razia Miras di Sukabumi Utara, Polisi Sita 276 Botol dari Dua Lokasi ‎

Peristiwa

Kebakaran Hanguskan Lahan Pemprov Jabar di Sukabumi, Warga Cikembar Terpapar Asap

Peristiwa

Tidur di Depan Toko TPI Palabuhanratu, Pria Ini Mendadak Ditusuk Sajam: Pelaku Mengaku Gegara Santet

Peristiwa

Angin Kencang Bikin Pohon Tumbang Tutup Jalan di Cimanggu, Damkar Jampangkulon Bergerak Evakuasi