Home / Peristiwa

Senin, 15 Desember 2025 - 20:56 WIB

Longsor dan Pergerakan Tanah Terparah Putus Akses Pasir Gerong–Bojonghaur di Bantarkalong

Kondisi ruas jalan di Desa Bantarkalong yang mengalami pergerakan tanah hingga amblas dan retak/ Foto: Istimewa

MEDIAAKSARA.ID – Bencana longsor disertai pergerakan tanah terjadi di ruas jalan penghubung Pasir Gerong–Bojonghaur, Desa Bantarkalong, Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi. Akibat kejadian, akses vital antarwilayah terputus total dan tidak dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

Peristiwa diketahui terjadi pada Senin (15/12/2025) sekitar pukul 02.30 WIB, setelah wilayah tersebut diguyur hujan deras dengan durasi cukup lama. Intensitas hujan yang tinggi menyebabkan kondisi tanah menjadi labil hingga mengakibatkan badan jalan utama amblas sepanjang kurang lebih 100 meter dengan kedalaman mencapai sekitar satu meter, tepatnya di Dusun Bojonghaur.

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Warungkiara, Yudi, mengatakan kejadian merupakan yang paling parah di wilayah itu karena berdampak langsung pada jalan utama penghubung antardusun.

Baca:https://mediaaksara.id/silaturahmi-desy-ratnasari-di-koramil-jampangkulon-perkuat-sinergi-tni-rakyat-hadapi-bencana/

“Ini merupakan kejadian paling parah karena jalan utama penghubung Pasir Gerong–Bojonghaur amblas cukup panjang. Saat ini akses benar-benar lumpuh dan belum bisa dilalui,” ujar Yudi saat dikonfirmasi, Senin (15/12/2025).

Selain di ruas Pasir Gerong–Bojonghaur, longsor juga terjadi di beberapa titik lainnya. Di antaranya Jalan Pasir Jambu RT 08/01 Dusun Bojonghaur yang tertutup material longsoran, serta jalan kabupaten di Kampung Lebak dengan panjang longsoran sekitar 15 meter dan tinggi mencapai 20 meter.

Baca: https://mediaaksara.id/longsor-pertama-kali-terjadi-di-sirnajaya-akses-antar-desa-lumpuh-total/

Longsor juga terjadi di ruas jalan kabupaten Cigadog, tepatnya di sekitar Jembatan Lalay, dengan panjang longsoran sekitar 25 meter dan tinggi mencapai 30 meter. Sementara itu, jembatan jalur pertanian Bojonghaur–Jogjogan tertimpa pohon tumbang, serta jalan Jongko–Citiis tertutup material longsor sepanjang 15 meter dengan ketinggian sekitar 20 meter.

Bencana berdampak pada terganggunya aktivitas masyarakat dan sektor pertanian. Tercatat sekitar 10 hektare lahan sawah di wilayah Cidita terdampak. Meski demikian, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian ini. Taksiran kerugian masih dalam proses pendataan.

 

Reporter: Juliansyah

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Peristiwa

16 Paket Sabu Disita, Pemuda 21 Tahun Ditangkap Polisi di Sukabumi ‎

Peristiwa

Viral Bikin Gaduh di SD Berujung Jeruji: Oknum Wartawan Gadungan Jadi Tersangka, Polisi Sukabumi Bongkar Dugaan Pemerasan

Peristiwa

‎Pria di Caringin Sukabumi Ditemukan Istri Bersimbah Darah, Diduga Coba Akhiri Hidup Usai Kehilangan Ayah ‎

Peristiwa

Waspada! Pria Menyusup ke SMPN 2 Cibadak Bersembunyi, Terduga Pelaku Diamankan Polisi 

Peristiwa

Razia Miras di Sukabumi Utara, Polisi Sita 276 Botol dari Dua Lokasi ‎

Peristiwa

Kebakaran Hanguskan Lahan Pemprov Jabar di Sukabumi, Warga Cikembar Terpapar Asap

Peristiwa

Tidur di Depan Toko TPI Palabuhanratu, Pria Ini Mendadak Ditusuk Sajam: Pelaku Mengaku Gegara Santet

Peristiwa

Angin Kencang Bikin Pohon Tumbang Tutup Jalan di Cimanggu, Damkar Jampangkulon Bergerak Evakuasi