Tangkapan layar genangan air merendam rumah warga di Warungkiara, Kabupaten Sukabumi / Foto: Istimewa
MEDIAAKSARA.ID – Warga Kampung Selagedang, Desa-Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi kembali terdampak banjir pada Sabtu (15/11/2025). Insiden ini merupakan ketiga dalam sebulan, dan warga menilai dampak dipicu proyek pembangunan Kantor Kecamatan Warungkiara yang berada tepat di seberang permukiman warga.
Genangan air setinggi mata kaki hingga lutut masuk ke sejumlah rumah warga setelah saluran irigasi tertutup tumpukan batu berangkal dari aktivitas konstruksi. Kondisi itu membuat warga kesal dan menuntut pihak pemerintah serta kontraktor segera melakukan penanganan.
Acep (50), salah satu warga yang rumahnya berhadapan langsung dengan lokasi proyek, mengatakan banjir tidak pernah terjadi sebelumnya. “Bertahun-tahun saya tinggal di sini tidak pernah kebanjiran. Sejak pembangunan kantor kecamatan dimulai, rumah saya sudah tiga kali kebanjiran. Setiap hujan deras pasti masuk, soalnya saluran air ketutup batu-batu dari proyek,” ujarnya.
Banjir terbaru disebut yang paling parah. Air bercampur lumpur masuk ke dalam rumah dan merendam perabotan warga. “Biasanya aman walaupun hujan gede, tapi sekarang tiap hujan malah was-was,” tambah Acep.
Seorang emak-emak yang tinggal bersebelahan dengan lokasi kejadian juga mengaku terpukul dengan kondisi ini. “Sebelum kantor kecamatan dibangun, Emak mah belum pernah kebanjiran walaupun hujan ageng oge. Kemarin oge Emak nepi ka nangis. Nepi ka jam 10 wengi Emak belum beres-beresin barang,” tuturnya.
Warga menilai pengerjaan proyek dilakukan tanpa memperhatikan irigasi lama yang menjadi jalur pembuangan air. Mereka mendesak pemerintah dan pihak kontraktor segera membuka kembali saluran air yang tersumbat serta membuat drainase darurat untuk mencegah banjir susulan.
Hingga berita diturunkan, warga masih menunggu respons resmi dari pihak terkait. Sementara itu, aktivitas di Kampung Selagedang masih terganggu karena genangan air dan lumpur yang belum sepenuhnya surut.
Reporter: Juliansyah
Redaktur: Rapik Utama







