Home / Pemerintahan

Sabtu, 15 November 2025 - 14:12 WIB

Ketua Tim Percepatan Sukabumi Bantah Isu Serap Anggaran: Kami Bekerja Ikhlas, Tak Ganggu SOP Dinas!

Ketua Tim Percepatan dan Pengendalian Pembangunan Kabupaten Sukabumi, Ojang Apandi diwawancara awak media / Foto: Mediaaksara

MEDIAAKSARA.ID – Ketua Tim Percepatan dan Pengendalian Pembangunan Kabupaten Sukabumi, Ojang Apandi, menegaskan seiring keberadaan tim yang dibentuk melalui SK Bupati Sukabumi Nomor: 000.7.2/Kep.520-Organ/2025 t@nggal 4 Juli 2025 tidak akan membebani APBD ataupun mengintervensi kewenangan perangkat daerah. Pernyataan tersebut disampaikan saat diwawancarai Mediaaksara di Gedung Pendopo Kabupaten Sukabumi, Sabtu (15/11/2025).

Ojang menampik isu yang menyebutkan bahwa tim percepatan membutuhkan anggaran khusus untuk operasion@l maupun gaji. Ia menegaskan bahwa seluruh anggota bekerja secara sukarela tanpa menerima imbalan dari Pemda.

“Tidak ada sepeser pun anggaran Pemda yang tersedot untuk tim ini. Kami bekerja lillahi ta‘ala, tidak menuntut gaji atau fasilitas apa pun. Kami hanya ingin ikut membangun Sukabumi,” ujarnya.

Baca:https://mediaaksara.id/paripurna-dprd-sukabumi-dorong-perda-berbasis-kearifan-lokal-patanjala-inspirasi-pelestarian-sumber-air/

Menurutnya, tugas utama tim adalah membantu mempercepat penyelesaikan persoalan pembangunan daerah, sek@ligus mensinergikan program Pemkab Sukabumi dengan arah kebijakan, agar potensi daerah dapat dibuka secara lebih luas, termasuk peluang investasi.

“Kalau ada potensi daerah yang bisa kami dorong agar dilirik Pemerintah luar atau investor, itu justru yang k@mi kejar. Semua demi kebaikan daerah,” tambahnya.

Menjawab kekhawatiran publik bahwa eksistensi tim akan berbenturan dengan perangkat daerah, Oj@ng memberikan penegasan tegas. Ia memastikan tim tidak akan memasuki maupun mengganggu SOP setiap dinas.

Baca: https://mediaaksara.id/pktd-2025-tingkatkan-fasilitas-kesehatan-lingkungan-pesantren-dan-desa-dinkes-sukabumi-apresiasi-sinergi-komisi-ix-dpr-ri/

“Dinas itu merdeka. Mereka punya SOP masing-m@sing, dan kami tidak akan masuk atau mengintervensi kinerja mereka. Kami tidak mempengaruhi tugas mereka sedikit pun,” jelasnya.

Ia menuturkan kontribusi tim hanya sebatas memberikan gagasan, ide, konsep, atau pandangan b@ru ketika diminta oleh dinas maupun Bupati. Tim juga siap menjembatani program dari pusat apabila dapat memberikan nilai manfaat bagi Kabupaten Sukabumi.

“Kalau dari sisi pemikiran atau ada program dari pemerintah pusat yang bisa dibawa untuk kepentingan Suk@bumi, tentu kami siap. Tapi semua tetap dalam koridor, tidak menyentuh kewenangan dinas atau kebijakan Bupati. Itu merdeka banget,” ujarnya menutup pernyataan.

 

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

‎Ironi Kelistrikan Nasional, Hampir 70 Rumah Warga di Cibadak Sukabumi Belum Teraliri Listrik

Pemerintahan

BSPS 2026 Sasar 200 Rumah di Sukabumi, Tambahan 100 Unit Dikawal Ribka Tjiptaning untuk 2027

Pemerintahan

Pemprov Jabar KDM Wajibkan Desa Buka APBDes 2026, Warga Bisa Awasi Anggaran Lewat Media Sosial

Pemerintahan

Hari Santri 2026: Santri Sukabumi Didorong Kuasai Teknologi dan Aktif Bangun Daerah

Pemerintahan

Data BPS: Pengangguran Sukabumi 110 Ribu, Disnaker Genjot Pelatihan dan Kewirausahaan

Pemerintahan

DPRD Sukabumi Soroti Penegakan Reforma Agraria, Hak Petani atas LPRA di Lahan Eks PTPN Harus Dilindungi

Pemerintahan

Dua Pekan 1.300 Siswa di Sukabumi Tak Terima MBG, SPPG di Nagrak Ungkap Kendala Data BGN

Pemerintahan

Tegas! Dikeluhkan Warga Perum karena Bau Menyengat, Peternakan Ayam di Nagrak Disegel Satpol PP Sukabumi ‎