Home / Peristiwa

Kamis, 11 September 2025 - 21:08 WIB

Diduga Akibat Proyek Bocimi dan Hujan, Picu Banjir di Cibolangkaler: Rumah Warga dan Kompleks Ponpes Al Masthuriyah Terdampak

Tim gabungan bersama santri melakukan penanganan luapan banjir di area Ponpes Al-Masthuriyah, Desa Cibolangkaler, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi/ Foto: Istimewa

MEDIAAKSARA.ID – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Kamis (11/9/2025) siang, mengakibatkan banjir di Kampung Tipar RT 46/RW10, Desa Cibolangkaler. Sedikitnya lima rumah warga dan kompleks Pondok Pesantren (Ponpes) Al Masthuriyah terendam air setinggi ±50 sentimeter.

Menurut Kordinator Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna kepada MediaAksara menyatakan banjir terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur sejak pukul 11.30 hingga 14.00 WIB. Selain curah hujan ekstrem, luapan air diduga diperparah oleh proyek pembangunan jal@n tol Bocimi yang mempersempit jalur aliran air di sekitar lokasi.

Baca: https://mediaaksara.id/kejari-limpahkan-dua-kasus-korupsi-tahap-2-libatkan-oknum-kades-cikahuripan-asn-dlh-sukabumi-masuk-ke-rutan/

Menurut Daeng, tim BPBD mencatat beberapa kerugian akibat peristiwa tersebut: Tujuh rumah, 8 kepala keluarga warga di Kampung Tipar terendam, menyisakan lumpur tebal yang kini telah dibersihkan. Lalu, fasilitas pendidikan MTs dan MA Al Masthuriyah terdampak. Jendela kelas VII-3 serta pintu sekat antara kel@s VII-3 dan VII-4 jebol, mengakibatkan ruang kelas, kantor, laboratorium komputer tergenang, dan dua unit bioflok (kolam ikan terpal) milik Ponpes Al Masthuriyah rusak terseret banjir.

Tim gabungan bersama santri melakukan penanganan luapan banjir di area Ponpes Al-Masthuriyah, Desa Cibolangkaler, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi/ Foto: Istimewa
Tim gabungan bersama santri melakukan penanganan luapan banjir di area Ponpes Al-Masthuriyah, Desa Cibolangkaler, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi/ Foto: Istimewa

“Meski kerugian material cukup besar, tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian ini. Hingg@ sore, proses normalisasi lingkungan di kompleks ponpes sudah selesai dilakukan,” ujarnya melalui sambungan seluler pada Kamis (11/9) malam.

BPBD Kabupaten Sukabumi bersama unsur Muspika Cisaat, PMI, dan relawan P2BK berupaya melakukan penanganan darurat. Langkah-langkah yang dilakukan ant@ra lain koordinasi lintas instansi, evakuasi material lumpur, serta pemulihan akses pendidikan dan pemukiman warga.

Baca: https://mediaaksara.id/dedi-mulyadi-tegas-jangan-ada-silpa-efisiensi-anggaran-jabar-200-m-perjalanan-dinas-74-juta/

“Masyarakat diminta tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi, menging@t intensitas hujan di wilayah Sukabumi masih cukup tinggi,” pungkas Daeng.

Hingga berita ini diturunkan, Kepala Desa Cibolangkaler dan Cam@t Cisaat dikonfirmasi MediaAksara belum memberikan pernyataan resmi terkait musibah banjir tersebut.

 

Reporter: Juliansyah

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Diduga Pembukaan Lahan oleh Oknum, Karhutla Hanguskan 10 Hektare di Simpenan

Peristiwa

Tragedi Maut di Jalur Sukabumi-Bogor, Motor Hilang Kendali dan Hantam Truk Fuso, Satu Tewas

Peristiwa

Tragedi di Sukabumi, Rumah Panggung Terbakar Saat Listrik Padam, Tiga Anak Kakak Beradik Meninggal Dunia

Peristiwa

Gagal Nyalip Truk Kontainer di Jalur Sukabumi-Bogor, Pengendara Supra Tewas Terlindas Ban Belakang

Peristiwa

Warung dan Rumah di Parungkuda Sukabumi Terbakar Akibat Korsleting Listrik, Pemilik Alami Luka Bakar

Peristiwa

Ngeri! Truk Tronton Hilang Kendali di Jalur Lingkar Selatan Sukabumi, Tabrak Motor, Warung hingga Xenia

Peristiwa

Duda Muda di Sukabumi Ditemukan Tewas Tergantung, Pengakuan Keluarga Bikin Haru

Peristiwa

Pekerja Bangunan Tewas Tersengat Listrik Tegangan Tinggi Saat Bangun TK di Sukabumi