Home / Pemerintahan

Kamis, 11 September 2025 - 13:54 WIB

Dedi Mulyadi Tegas Jangan Ada Silpa! Efisiensi Anggaran Jabar 200 M, Perjalanan Dinas 74 Juta

Perangkat Daerah memakai pakaian adat Sunda hadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi / Foto: Istimewa 

MEDIAAKSARA.ID – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan efisiensi keuangan dan percepatan pembangunan infrastruktur menjadi kunci utama mewujudkan kesejahter@an rakyat. Hal itu ia sampaikan saat menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi sambut Hari Jadi ke-155 Kabup@ten Sukabumi (HJKS), pada Rabu (10/9/2025), di Aula Gedung Rakyat, DPRD Palabuhanratu.

Dalam sambutan tanpa teks yang berlangsung sekitar 42 menit, Dedi Mulyadi, atau akrab disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM), menyoroti banyak hal mulai dari tata kelola keuangan, jaminan sosial, ketenagakerjaan, kesehatan, pendidikan, hingga pembangun@n infrastruktur. Ia menegaskan, tugas utama negara adalah menjamin masa depan rakyatnya.

“Negara lain sudah memberikan jaminan pensiun bagi warganya. Kita harus berub@h. Caranya dengan efisiensi, efektivitas, dan pengelolaan keuangan yang terarah,” ujarnya yang kerap dipanggil Bapak Aing dalam pidatonya yang dikutip MediaAksara melalui siaran langsung Kami TV milik Pemkab Sukabumi.

Baca: https://mediaaksara.id/viral-buruh-depresi-diduga-korban-pungli-gsi-ketua-komisi-iv-dprd-sukabumi-desak-sindikat-dibongkar-saber-pungli/

KDM kemudian menyinggung pengalamannya soal manajemen keuangan yang ia pelajari dari sang ibu dengan jumlah 9 anak. Meski buta huruf, ibunya mampu mengatur uang pensiunan ayahnya, seorang prajurit, sehingga semua anaknya bisa menempuh pendidikan tinggi.

“Ibu saya tahu kapan harus makan dengan garam, kapan cukup ikan asin, kapan bisa telur, goreng bawang atau daging. Semua diatur rapi. Itu bukti bahwa efisiensi bisa jadi jalan kesejahteraan,” bebernya.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Bupati Sukabumi Asep Japar dalam paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi / Foto: Istimewa
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Bupati Sukabumi Asep Japar dalam paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi / Foto: Istimewa

Dalam kesempatan itu, Bapak Aing juga menargetkan pembangunan infrastruktur di Sukabumi rampung pada 2027. Ia menekankan pentingnya percep@tan realisasi anggaran agar uang rakyat cepat kembali berputar di sektor ekonomi.

Baca: https://mediaaksara.id/sejarah-milangkala-sukabumi-ke-155-gelegar-pidato-gubernur-dedi-mulyadi-sindir-pejabat-ingatkan-amanah-dan-ikatan-dengan-alam/

“Rakyat sudah bayar pajak, pengusaha juga bayar pajak. Kalau uang terlalu l@ma mengendap, ekonomi tidak bergerak. Maka uang harus cepat keluar,” tegasnya.

Ia mencontohkan, saat menjabat bupati tidak pernah ada sisa lebih perhitungan anggaran (SILPA) y@ng menumpuk. “Paling tinggal Rp3 juta. Begitu juga di provinsi, saya targetkan tidak boleh ada Silpa. Semua harus terdistribusi dengan baik” ucapnya mengingatkan.

KDM juga mengungkapkan dari anggaran perubahan efisiensi angg@ran perjalanan dinas gubernur. Dari Rp1,5 miliar yang dialokasikan, ia turunkan menjadi Rp750 juta, dan hanya menggunakan Rp74 juta selama tujuh bulan. Sisanya sebesar Rp600 juta akan dialihkan untuk program asuransi.

Baca: https://mediaaksara.id/rumah-reyot-janda-lansia-di-cireunghas-sukabumi-viral-kades-bencoy-sudah-masuk-cpcl-rutilahu/

“Ini contoh nyata efisiensi. Jadi bukan semata penghematan, melaink@n bagaimana strategi mempercepat pembangunan dan menjawab kebutuhan rakyat,” jelasnya.

Ia menambahkan, hasil efisiensi anggaran perubahan provinsi Jabar sekitar Rp200 miliar akan diger@kkan untuk pembangunan, termasuk perbaikan infrastruktur sekolah.

“Kalau kita berbenah, bersatu, bekerja sungguh-sungguh, mimpi rakyat untuk hidup sejahtera, bah@gia, dan penuh keberkahan pasti bisa kita wujudkan, meskipun tetap menduda,” tutup KDM dihadapan Forkopimda Kabupaten/Kota Sukabumi.

 

Sumber : Kami TV

Redaktur : Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Cicurug Terancam Jadi Sasaran Limpahan Industri Bogor? Camat Desak RDTR Tegas ‎

Pemerintahan

Wamen BKKBN Tinjau Penanganan Stunting di Sukabumi, Kolaborasi Desa Jadi Sorotan

Pemerintahan

‎151 Siswa dan Guru SMKN 1 Gunungguruh Alami Gangguan Kesehatan Usai Konsumsi MBG, DPRD Soroti Pengawasan SPPG ‎

Pemerintahan

KPK Hibahkan Aset Rp1,94 Miliar ke Pemkab Sukabumi, SIMPATIK Jadi Sorotan ‎

Pemerintahan

Pemdes Karangmekar Realisasikan BLT Dana Desa dan Insentif Guru Ngaji hingga Linmas ‎

Pemerintahan

Kepala SD CBM Gunung Puyuh Ungkap Anggaran Revitalisasi Rp511 Juta, Pekerja Libatkan Warga Sekitar

Pemerintahan

PLN UP3 Sukabumi Perkuat Sinergi dengan DPRD untuk Tingkatkan Pelayanan Kelistrikan ‎

Pemerintahan

Camat Cicurug Bongkar Tantangan Tata Ruang, RDTR Sukabumi Diminta Tidak Jadi Dokumen Mati ‎