Home / Peristiwa

Minggu, 24 Agustus 2025 - 07:08 WIB

Keracunan Massal: Ratusan Warga Kabandungan Usai Santap Makanan 4 Bulanan Kehamilan

Puskesmas Kabandungan lakukan penanganan medis ke ratusan warga diduga keracunan usai menyantap makanan acara 4 bulanan kehamilan / Foto: Istimewa

MEDIAAKSARA.ID – Sebanyak 133 warga Kampung Tugu, Desa Tugubandung, Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi, mengalami gejala dugaan keracunan makanan setelah menghadiri acara empat bulanan kehamilan pada Jumat (22/8/2025) malam.

Plt. Camat Kabandungan, Budi Andriana, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, warga mulai merasakan gejala seperti pusing, mual, muntah, dan diare pada Sabtu (23/8/2025) dini hari, beberapa jam setelah mengonsumsi hidangan dalam acara itu.

Baca: https://mediaaksara.id/program-mbg-sukabumi-disorot-latas-menu-indonesia-emas-anak-makan-resiko-sehat-atau-petaka/

“Sejak pukul 03.00 WIB warga mulai melaporkan keluhan. Hingga pukul 20.00 WIB tercatat 133 orang terdampak, dengan 35 di antaranya dirawat intensif di Puskesmas Kabandungan. Tidak ada korban meninggal dunia,” ujar Budi, Minggu (24/8/2025).

Unsur Pemerintah Kabandungan di Puskesmas meninjau penanganan medis warga diduga keracunan usai menyantap makanan acara 4 bulanan kehamilan / Foto: Istimewa
Unsur Pemerintah Kabandungan di Puskesmas meninjau penanganan medis warga diduga keracunan usai menyantap makanan acara 4 bulanan kehamilan / Foto: Istimewa

Tim Puskesmas Kabandungan bersama tenaga surveilans dan gizi segera turun ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan. Mereka juga membuka posko kesehatan di puskesmas untuk menangani korban. Pasien dengan keluhan ringan diperbolehkan pulang setelah mendapat perawatan.

Petugas kesehatan telah mengambil sejumlah sampel makanan untuk investigasi, di antaranya kue apem, kue krim, es campur, bacang, ayam bakar, kue bolu, sambal, serta lalapan timun dan kol. Selain itu, sampel muntah korban juga dikumpulkan untuk uji laboratorium.

Baca: https://mediaaksara.id/seminar-parenting-di-gais-montessori-sukabumi-dr-aqua-tekankan-ibadah-sinergi-keluarga-dan-sekolah/

Untuk mengantisipasi lonjakan korban, pemerintah setempat meminta bantuan tambahan berupa 50 velbed dari BPBD Kabupaten Sukabumi dan tenaga kesehatan dari Puskesmas Kalapanunggal.

Penanganan insiden ini juga mendapat perhatian langsung dari Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Sosial, Forkopimcam Kabandungan, serta perangkat Desa Tugubandung. Investigasi masih berlangsung guna memastikan penyebab utama keracunan massal tersebut.

 

Redaktur : Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Laka Truk Bermuatan Sekam Terguling di Tanjakan Baeud, Jalur Ekstrem Jalan Nasional Kembali Makan Korban

Peristiwa

Tragedi Santri 14 Tahun Diduga Tewas Jatuh dari Lantai Dua Ponpes Parakansalak

Peristiwa

Jembatan Penghubung Ambruk Diterjang Banjir, Akses Warga Sukabumi Lumpuh Total

Peristiwa

Modus Beli Kuota, Uang Rp15 Juta Raib! Aksi Pencuri di Konter HP Sukabumi Terekam CCTV

Peristiwa

Terbongkar! Ribuan Pil Tramadol Siap Edar di Sukabumi, Dua Pemuda Pendatang Ditangkap, Bandar Masih DPO

Peristiwa

Longsor Sukalarang Tewaskan Satu Warga, BPBD Sukabumi Imbau Waspada Cuaca Ekstrem

Peristiwa

Rumah Warga di Kabandungan Ludes Dilalap Api, Diduga Korsleting Listrik Jadi Pemicu

Peristiwa

Modus Galon Terbongkar! 272 Liter Pertalite Ilegal Disikat Polisi di Sukabumi