Home / Nasional

Kamis, 21 Agustus 2025 - 10:46 WIB

Munir Raih Dukungan Mayoritas Jelang Kongres PWI, Dipandang Jadi Kandidat Balon Terkuat

Rakor bersama ketua dan pengurus harian PWI provinsi mendukung Cak Munir sebagai Bakal calon Ketua Umum PWI Pusat, Rabu malam (20/8/2025)/ Foto: Istimewa 

MEDIAAKSARA.ID – Peta dukungan menjelang Kongres Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) yang akan digelar pada 29–30 Agustus 2025 di BPPTIK Komdigi, Cikarang, Bekasi, semakin mengerucut.

Bakal calon Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, berhasil mengantongi dukungan mayoritas dengan sedikitnya 20 PWI provinsi. Dukungan diyakini masih akan bertambah hingga menjelang hari pelaksanaan kongres.

Soliditas dukungan tersebut tampak dalam rapat konsolidasi bersama para ketua dan pengurus harian PWI provinsi di Jakarta, Rabu malam (20/8/2025).

Baca: https://mediaaksara.id/kasus-balita-meninggal-di-sukabumi-bupati-asep-japar-pemerintah-tidak-diam-janji-evaluasi-layanan-publik/

Sejumlah tokoh yang sempat digadang maju juga memutuskan mundur dan memberikan dukungan penuh kepada Munir. Zulmansyah Sekedang, mantan Ketua PWI Riau sekaligus Ketua Umum PWI versi KLB 2024, menegaskan tidak akan maju. Sikap serupa ditunjukkan Atal S. Depari, Ketua Umum PWI periode 2018–2023, serta Johnny Hardjojo, mantan Ketua Departemen Pertahanan PWI Pusat.

Dengan konsolidasi besar ini, Munir kian dipandang sebagai figur pemersatu sekaligus kandidat terkuat dalam suksesi kepemimpinan PWI di Cikarang.

Baca: https://mediaaksara.id/kejari-sukabumi-gelar-donor-darah-kepedulian-di-hari-lahir-kejaksaan-ke-80/

Munir, yang kini menjabat Direktur Utama LKBN Antara, menyatakan kesiapannya maju sebagai calon Ketua Umum PWI Pusat periode 2025–2030.

Klik Video Podcast Klarifikasi PWI Kabupaten Sukabumi: https://youtu.be/_bfDTkPENTw?si=asO47AG-WLWAkolR

“Bismillah, saya maju untuk membawa PWI bersatu kembali, melakukan rekonsiliasi, sekaligus konsolidasi organisasi, terutama penguatan PWI di daerah seluruh Indonesia,” kata Munir yang akrab disapa Cak Munir.

Sebagai mantan Ketua PWI Jawa Timur dua periode dan pernah menjabat Ketua Bidang Daerah PWI Pusat, Munir menegaskan dirinya memahami denyut organisasi di tingkat daerah. Baginya, wartawan daerah adalah ujung tombak kehidupan pers nasional.

Baca: https://mediaaksara.id/bupati-sukabumi-asep-japar-tegas-soal-wacana-walikota-ayep-zaki-ambil-9-kecamatan-hormati-perjuangan-presidium-dob/

“Darah saya PWI. Sejak mulai jadi wartawan tahun 1991, saya hidup bersama PWI, terutama di daerah. Karena itu saya ingin mengembalikan marwah PWI sekaligus memastikan daerah mendapat perhatian lebih besar,” tegasnya.

Munir juga menyiapkan sejumlah program yang menitikberatkan pada kepentingan PWI daerah. Di antaranya konsolidasi organisasi pascadualisme, pembangunan ekosistem pers nasional, peningkatan kapasitas wartawan daerah melalui Uji Kompetensi Wartawan (UKW), pelatihan berjenjang, workshop digital, penguatan media lokal, digitalisasi kelembagaan PWI, hingga literasi jurnalisme dan kecerdasan buatan (AI).

Dengan dukungan mayoritas PWI provinsi dan visi yang berpihak kepada daerah, Munir dipandang sebagai figur yang mampu mengembalikan marwah serta martabat PWI sebagai rumah besar wartawan Indonesia.

 

Sumber : PWI

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Nasional

HUT PKB ke-28, Prabowo Tegaskan Arah Baru Ekonomi Nasional dan Sikap Tegas Indonesia Bela Palestina

Nasional

Hotman Paris Mundur Mendadak dari Tim Kuasa Hukum Febrie Adriansyah, Cek Alasan Sebenarnya

Nasional

PWI Tempuh Jalur Hukum, Hotman Paris Dilaporkan atas Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan ke Polda Metro Jaya

Nasional

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Intimidasi Hotman Paris ke Wartawan di Kejagung Rendahkan Profesi Pers

Nasional

Ironis PSN! 402 SPPG di Sukabumi, Baru 2 Terdaftar BPJS Kesehatan, Komisi IX DPR RI Buka Suara

Nasional

Milad ke-65 IPM Teguhkan Komitmen Membangun Generasi Resonansi Algoritma Pelajar Berdampak

Nasional

Pemuda Muslimin Indonesia Dukung Presisi, Ingatkan POLRI: Pemberantasan Korupsi Tak Cukup Lewat Narasi

Nasional

Menaker Buka 150 Ribu Kuota Magang, Industri KEK Mandalika Diajak Serap Talenta Muda