Penampakan pekerjaan galian kabel bertegangan tinggi di Desa Kertamukti, Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi / Foto: MediaAksara
MEDIAAKSARA.ID – Sejumlah warga di Desa Kertamukti, Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, mengeluhkan proyek galian kabel milik Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hidro (PLTMH) yang dinilai tanpa pemberitahuan dan sosialisasi terlebih dahulu kepada masyarakat.
Proyek galian kabel bertegangan tinggi ini melintasi beberapa desa, yakni Kertamukti, Warungkiara, dan Sirnajaya, serta melewati jalan berstatus jalan kabupaten. Aktivitas tersebut memunculkan keresahan warga akan potensi kebocoran listrik karena kabel ditanam di bawah saluran air.
“Tidak ada musyawarah, tiba-tiba sudah ada pekerjaan galian kabel tegangan tinggi. Kami khawatir karena kabel ditanam di saluran drainase, dan itu berada di bawah aliran air,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya, Rabu (2/7/2025).
Warga juga menyesalkan kurangnya keterlibatan masyarakat lokal dalam pekerjaan tersebut. “Tidak ada pekerja dari warga sini. Masa di kampung orang, tapi warga lokal tidak dilibatkan. Bahkan pemberitahuan pun tidak ada,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Desa Kertamukti, Dede Kusnadi, membenarkan pihak desa tidak menerima informasi apapun terkait proyek galian kabel tersebut dari pihak kontraktor.
“Saya juga tidak diberitahu. Saat pekerjaan dimulai, saya langsung menegur pihak kontraktor secara lisan karena belum ada sosialisasi,” tegas Dede.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak kontraktor PLTMH belum memberikan keterangan resmi meskipun upaya konfirmasi terus dilakukan oleh MediaAksara.id.
Reporter: Juliansyah
Redaktur: Rapik Utama







