Patut Diapresiasi! Peran Serta Masyarakat Dalam Mengawal Pembangunan Desa Sukamulya, Kecamatan Singajaya, Kabupaten Garut / Foto: Istimewa
MEDIAAKSARA.ID -Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan aksi seorang warga Desa Sukamulya, Kecamatan Singajaya, Kabupaten Garut, yang melakukan sidak terhadap kondisi jalan desa yang baru saja diaspal. Warga tersebut mempertanyakan kualitas pengerjaan proyek yang menggunakan anggaran Dana Desa sebesar Rp260 juta.
Dalam video berdurasi 1 menit 14 detik itu, tampak warga bernama Ahmad Sanjani mencongkel badan jalan yang baru selesai diaspal oleh Pemerintah Desa Sukamulya. Ia menduga pengerjaan tersebut asal-asalan dan tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB).
“Inilah kondisi RAB dua ratus enam puluh juta rupiah. Yang terpasang hanya sekitar sembilan puluh juta. Ini kondisi Desa Sukamulya, Bagaimana peran pendamping desa,” ucap Ahmad dalam video yang direkam dan dibagikan pada Jumat (30/5/2025).
Ahmad juga menunjukkan aspal yang mengelupas hanya dengan dicongkel, dengan ketebalan yang disebutnya tidak lebih dari satu sentimeter.
“Masa anggaran 260 juta, tapi hasilnya begini? Ini saya buktikan, aspal copot, tebalnya cuma satu centimeter,” lanjutnya.
Ia pun meminta agar Aparat Penegak Hukum (APH) turun tangan dan mengecek langsung kondisi di lapangan guna memastikan tidak terjadi penyelewengan anggaran.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Pemerintah Desa Sukamulya maupun Kecamatan Singajaya terkait pernyataan warga tersebut.
Reporter: Juliansyah
Redaktur: Rapik Utama







