Home / Kabar Daerah

Kamis, 1 Mei 2025 - 18:40 WIB

Mayday Membara di Sukabumi! Buruh KSBSI Ledakkan Tuntutan: BPJS, Kerja Pengawasan, Jalan Rusak dan Pungli Merajalela!

Ketua DPC FSB KIKES KSBSI Sukabumi Raya, Nendar Supriyatna/ Foto: Mediaaksara

MEDIAAKSARA.ID – Ratusan buruh dari berbagai sektor industri yang tergabung dalam DPC FSB KIKES KSBSI Sukabumi Raya turun ke jalan dalam aksi damai memperingati Hari Buruh Internasional (Mayday) di Gedung Bazul Ashab Pusbangda’i, Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Kamis (1/5/2025). Dalam orasinya, para buruh melontarkan sederet tuntutan mulai dari pelayanan BPJS hingga praktik pungli dalam proses perekrutan kerja.

Ketua DPC FSB KIKES KSBSI Sukabumi Raya, Nendar Supriyatna, menyampaikan sekelumit tuntutan utama buruh di hadapan pemerintah selaku pemangku kepentingan:

1. Penertiban praktik pungli dalam proses pencarian kerja.

2. Perbaikan pelayanan BPJS Kesehatan untuk buruh.

3. Peningkatan keselamatan kerja menyusul tingginya angka kecelakaan.

4. Jaminan sosial bagi buruh terdampak bencana alam.

Baca: https://mediaaksara.id/may-day-di-tengah-tumpukan-sampah-spsi-sindir-pemda-sukabumi-gagal-rawat-halaman-sendiri/

5. Perlindungan terhadap buruh perempuan dari kekerasan dan pelecehan.

6. Aktivasi kembali LKS Tripartit Sukabumi.

7. Peninjauan ulang risiko kerja sektor padat karya.

8. Mandulnya kinerja Bidang Pengawas Ketenagakerjaan Disnakertrans Jabar.

Nendar menegaskan praktik pungli masih marak dan merugikan pencari kerja hingga belasan juta rupiah.

” Kalau Kadisnaker pernah bilang tidak ada pungli, buka saja media sosial. Rakyat sudah tahu semua,” ujarnya lantang.

Baca: https://mediaaksara.id/hari-buruh-suara-buruh-punya-bpjs-tapi-masuk-igd-tetap-tekor/

Ia juga mengkritik keras pelayanan BPJS yang dinilai tidak sebanding dengan iuran yang rutin dibayarkan.

” Bayar lancar, tapi obat saja harus antre lebih dari satu jam,” katanya.

Aspirasi lainnya, Nendar beberkan, Dampak kerusakan infrastruktur seperti jalan rusak turut menyulitkan buruh, memaksa mereka berangkat lebih pagi dan meningkatkan biaya operasional pribadi.

Nendar juga mendorong pengaktifan kembali LKS Tripartit dan meminta pemerintah mengantisipasi dampak global terhadap sektor padat karya.

Baca: https://mediaaksara.id/phk-diduga-sepihak-di-pt-kino-sukabumi-spn-ancam-mogok-kerja/

Mengenai lemahnya pengawasan ketenagakerjaan, ia meminta agar kewenangan kembali dikembalikan ke tingkat kabupaten.

” Mandulnya kerja bidang pengawasan Disnakertrans jabar, lebih baik fungsi pengawasan, dikembalikan ke daerah” tegasnya.

Aksi damai turut dihadiri Wakil Bupati Sukabumi, Kapolres Sukabumi, Sekda Kabupaten Sukabumi, Komisi IV DPRD, Disnakertrans dan Kesbangpolinmas kabupaten Sukabumi.

 

Reporter : De

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

PWI Kabupaten Sukabumi Ajak Masyarakat Teladani Nilai Pengorbanan dan Kejujuran di Momentum Iduladha 1447 H

Kabar Daerah

KPID Jabar Luncurkan Anugerah Penyiaran 2026, Dorong Penyiaran Peduli Lingkungan dan Mitigasi Bencana

Kabar Daerah

SKAUD ke-2 Misbahul Aulad Sukabumi Dorong Kreativitas Anak dan Pendidikan Karakter Sejak Dini

Kabar Daerah

Lautan Biru di Nagrak! Euforia Bupati dan DPRD Sukabumi Rayakan Persib Juara Bersama Ribuan Bobotoh

Kabar Daerah

Nobar Persib vs Persijap di Sukabumi Diserbu Ribuan Bobotoh, Gebyar Olahraga dan UMKM Jadi Magnet Warga

Kabar Daerah

Solusi Bangun Indonesia Bagikan Dividen Rp329,3 Miliar, Perkuat Bisnis Berkelanjutan

Kabar Daerah

Persib di Ujung Juara! Pemkab Sukabumi Gelar Gebyar Olahraga, Budaya hingga Layanan Gratis 

Kabar Daerah

Evakuasi Korban Tertimpa Bangunan Runtuh di Nagrak, Damkar Sukabumi Bergerak Cepat Bersama TNI dan Warga