Home / Kabar Daerah

Selasa, 15 September 2026 - 13:18 WIB

Dugaan Alami Tindakan Tak Pantas Saat PKL, Siswi SMK Dapat Pendampingan Psikologis DP3A Sukabumi ‎

Tim DP3A Kabupaten Sukabumi mendampingi siswi SMK yang diduga mengalami tindakan tidak pantas saat PKL / Foto: Istirahat 

SUKABUMI, MEDIAAKSARA.ID — Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Sukabumi bergerak cepat memberikan pendampingan terhadap seorang siswi SMK yang diduga mengalami tindakan tidak pantas saat menjalani Praktik Kerja Lapangan (PKL) di lingkungan Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sukabumi.

‎‎Siswi kelas 11 dari salah satu SMK di Sukabumi diketahui berasal dari wilayah Kecamatan Cibadak. Dugaan peristiwa yang dialaminya kini tengah ditangani Polres Sukabumi untuk proses hukum lebih lanjut.

‎DP3A Kabupaten Sukabumi memastikan korban mendapatkan pendampingan, termasuk asesmen awal dan dukungan psikologis untuk membantu pemulihan kondisi psikisnya.

‎Kepala DP3A Kabupaten Sukabumi, Agus Sanusi, mengatakan pihaknya langsung melakukan penelusuran setelah menerima informasi mengenai dugaan peristiwa tersebut pada Minggu (13/9/2026).


Baca Juga : ‎

HUT SP TSK-SPSI di Sukabumi, Kapolri Soroti Masa Depan Industri Indonesia: SDM Harus Di-upgrade

‎Melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Wilayah Sukabumi, tim kemudian diterjunkan untuk mendampingi korban di kediamannya di wilayah Kecamatan Cibadak.

‎”Sejak menerima informasi pada Minggu, 13 September, kami langsung bergerak melakukan penelusuran. Selanjutnya, UPTD PPA melaksanakan asesmen awal serta mendampingi korban saat pemeriksaan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) oleh tim Unit PPA Polres Sukabumi,” ujar Agus Sanusi kepada awak media, Selasa (15/9/2026).

‎Pemeriksaan berlangsung pada Senin malam (14/9/2026), sekitar pukul 20.00 hingga 23.00 WIB.

‎Selain mendampingi proses hukum, DP3A Kabupaten Sukabumi mulai memberikan pendampingan psikologis secara berkelanjutan kepada korban sejak Selasa (15/9/2026).


Baca Juga : ‎

Mastaka 2.034 Mahasiswa Baru dari 24 Provinsi, UMMI Tegaskan Kampus Inklusif dan Berprestasi

‎Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan korban memperoleh perlindungan dan dukungan selama menghadapi proses penanganan perkara.

‎Agus menegaskan, perlindungan terhadap anak harus menjadi perhatian dan tanggung jawab bersama, terlebih ketika dugaan peristiwa terjadi dalam lingkungan yang semestinya memberikan rasa aman bagi peserta didik selama menjalani kegiatan PKL.

‎”DP3A sangat prihatin dengan kejadian ini. Mudah-mudahan tidak ada lagi kejadian serupa di masa mendatang. Anak-anak adalah masa depan bangsa yang wajib kita jaga dan lindungi bersama,” kata Agus.


Baca Juga : ‎

BPJS Warga Sukabumi Kini Ditentukan Desil, Keluhan Membanjiri Medsos Dinsos: Janda Anak 3 Masuk Desil 9! 

‎Saat ini, dugaan peristiwa masih dalam proses penanganan aparat kepolisian. Karena itu, informasi mengenai pihak yang dilaporkan maupun dugaan tindakannya perlu ditempatkan dalam kerangka praduga tak bersalah hingga terdapat kepastian hukum dari proses penyidikan dan peradilan.

‎Redaksi tidak mengungkap identitas korban maupun informasi lain yang dapat mengarah pada pengungkapan jati dirinya sebagai bentuk perlindungan terhadap anak.

‎Di sisi lain, tupoksi DP3A dalam pendampingan menunjukkan penanganan kasus tidak hanya berorientasi pada proses hukum, tetapi juga pada pemulihan dan perlindungan korban.

‎Kasus ini menjadi pengingat penting bagi seluruh pihak yang terlibat dalam program PKL agar memastikan lingkungan praktik kerja benar-benar aman, ramah anak, serta memiliki mekanisme pengawasan dan pengaduan yang dapat diakses peserta didik.

‎Sumber: @De

‎Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

Mastaka 2.034 Mahasiswa Baru dari 24 Provinsi, UMMI Tegaskan Kampus Inklusif dan Berprestasi

Kabar Daerah

BPJS Warga Sukabumi Kini Ditentukan Desil, Keluhan Membanjiri Medsos Dinsos: Janda Anak 3 Masuk Desil 9! 

Kabar Daerah

Jalan Penghubung Dua Desa di Jampangkulon Mulai Dibangun APBN Rp500 juta

Kabar Daerah

Bukan dari Kota, Siswi MTs Jampangkulon Juara 1 OMI Sukabumi dan Siap Berlaga di Tingkat Jabar

Kabar Daerah

Ribuan Penonton Padati Broken Versus Festival di Sukabumi, Nostalgia 25 Tahun Radja Tinggal Menunggu Waktu ‎

Kabar Daerah

Bukan Sekadar Lapak Buku! Poster Demokrasi ‘Prabowo dan Asep Japar’ Hiasi Mastaka UMMI 2026

Kabar Daerah

5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liputan Erupsi Anak Krakatau, Tokoh Pers Sukabumi Ajak Ketuk Pintu Langit

Kabar Daerah

Broken Versus Festival di Sukabumi: Saat Radja dan Musik Kekinian Mengobrak-abrik Luka Lama