Home / Kabar Daerah

Selasa, 15 September 2026 - 06:47 WIB

Mastaka 2.034 Mahasiswa Baru dari 24 Provinsi, UMMI Tegaskan Kampus Inklusif dan Berprestasi

Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) menyambut 2.034 mahasiswa baru dalam Masa Ta’aruf Keakraban (Mastaka) 2026/ Foto: Istimewa

‎SUKABUMI, MEDIAAKSARA.ID — Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) menyambut 2.034 mahasiswa baru dalam Masa Ta’aruf Keakraban (Mastaka) UMMI 2026 di Lapangan Gedung D UMMI, Senin (14/9/2026).

‎Mengusung tema “Mencetak Generasi Unggul, Berprestasi, dan Berdampak”, kegiatan menjadi awal perjalanan akademik mahasiswa baru yang datang dari berbagai wilayah Indonesia.

‎Rektor UMMI Reny Sukmawani mengatakan, mahasiswa baru 2026 berasal dari 24 provinsi, mulai dari Jawa Barat, Banten, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur hingga sejumlah provinsi di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku dan Papua.

‎”Saudara se-tanah air datang dari berbagai daerah, budaya, dan latar belakang yang beragam, namun hari ini kita dipertemukan dalam satu almamater, yaitu Universitas Muhammadiyah Sukabumi,” ujar Reny.


Baca Juga : ‎

Bukan dari Kota, Siswi MTs Jampangkulon Juara 1 OMI Sukabumi dan Siap Berlaga di Tingkat Jabar

‎Menurutnya, UMMI berkomitmen menjadi kampus yang inklusif. Dari 2.034 mahasiswa baru tersebut, 1,72 persen merupakan mahasiswa nonmuslim.

Reny menegaskan, Mastaka tidak hanya menjadi ajang pengenalan lingkungan kampus, tetapi juga momentum menanamkan nilai, karakter, tanggung jawab, integritas dan etika akademik kepada mahasiswa baru.

‎”Unggul dalam ilmu, kuat dalam karakter berlandaskan nilai-nilai keislaman, serta mampu memberikan manfaat dan berdampak bagi masyarakat,” katanya.


Baca Juga : ‎

BPJS Warga Sukabumi Kini Ditentukan Desil, Keluhan Membanjiri Medsos Dinsos: Janda Anak 3 Masuk Desil 9! 

‎Komitmen juga diwujudkan melalui gerakan menanam 2.034 pohon, yang disebar di berbagai wilayah asal mahasiswa baru. Program ini menjadi bagian dari pesan kepedulian UMMI terhadap kelestarian lingkungan.

‎Di hadapan mahasiswa baru, Reny juga mengingatkan pentingnya memahami sistem pendidikan tinggi, proses pembelajaran, hak dan kewajiban mahasiswa serta menjaga integritas dan etika akademik, termasuk dalam menggunakan ruang digital.

‎‎”Identitas sebagai mahasiswa bukan hanya terlihat dari almamater yang dikenakan, tetapi juga dari sikap dan perilaku,” pungkasnya.

‎Mastaka UMMI 2026 turut dihadiri Wakil Bupati Sukabumi Andreas, mantan Rektor UMMI Sakti Alamsyah, Ketua BPH UMMI serta sejumlah undangan lainnya.

‎Sumber: @Dien

‎Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

BPJS Warga Sukabumi Kini Ditentukan Desil, Keluhan Membanjiri Medsos Dinsos: Janda Anak 3 Masuk Desil 9! 

Kabar Daerah

Jalan Penghubung Dua Desa di Jampangkulon Mulai Dibangun APBN Rp500 juta

Kabar Daerah

Bukan dari Kota, Siswi MTs Jampangkulon Juara 1 OMI Sukabumi dan Siap Berlaga di Tingkat Jabar

Kabar Daerah

Ribuan Penonton Padati Broken Versus Festival di Sukabumi, Nostalgia 25 Tahun Radja Tinggal Menunggu Waktu ‎

Kabar Daerah

Bukan Sekadar Lapak Buku! Poster Demokrasi ‘Prabowo dan Asep Japar’ Hiasi Mastaka UMMI 2026

Kabar Daerah

5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liputan Erupsi Anak Krakatau, Tokoh Pers Sukabumi Ajak Ketuk Pintu Langit

Kabar Daerah

Broken Versus Festival di Sukabumi: Saat Radja dan Musik Kekinian Mengobrak-abrik Luka Lama

Kabar Daerah

Knalpot Brong Ditertibkan, YFSBBP Dorong Polsek Jampangkulon Konsisten Jaga Kenyamanan Warga