Home / Kabar Daerah

Minggu, 19 Juli 2026 - 15:33 WIB

Mahasiswa Adu Inovasi AI di Sukabumi, Build with Gemma Hackathon 2026 Dorong Kolaborasi Google dan Kampus

Ratusan mahasiswa mengikuti Build with Gemma AI Hackathon 2026 di Universitas Nusa Putra Sukabumi/ Foto: Istimewa 

MEDIAAKSARA.ID – Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika (HMTI) Universitas Nusa Putra sukses menggelar Build with Gemma AI Hackathon 2026 di Auditorium Universitas Nusa Putra, Minggu (19/7/2026). Kegiatan didukung Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Kabinet Nawasena diikuti ratusan mahasiswa dari berbagai program studi.

Mengusung tema “AI Assistants for Life, Work, Education, and Healthcare”, kompetisi berlangsung selama tujuh jam dan menantang peserta mengembangkan asisten kecerdasan buatan (AI Assistant) berbasis Gemma, model bahasa open-source milik Google, yang terhubung dengan kompetisi resmi melalui platform Kaggle.

Selama kompetisi, peserta menjalani seluruh tahapan pengembangan produk teknologi, mulai dari eksplorasi ide, penyusunan konsep, pengembangan prototipe, hingga presentasi di hadapan dewan juri.


Dari sisi teknis, peserta dituntut mampu mengintegrasikan berbagai teknologi, seperti computer vision, large language model (LLM), serta menerapkan prompt engineering agar menghasilkan solusi AI yang akurat, relevan, dan memiliki manfaat nyata. Penilaian dilakukan berdasarkan rubric resmi yang mencakup kualitas implementasi, inovasi, orisinalitas, dan dampak solusi terhadap masyarakat.

Kompetisi memperebutkan total hadiah senilai USD 2.000 dengan tiga kategori penghargaan.Hasil penilaian, tim Nutrity App dan FlowUp meraih juara pertama dan kedua kategori Best AI Assistant for Productivity. Sementara CrisisLen dan Nalar.AI menjadi juara pertama dan kedua kategori Best AI Assistant for Social Impact. Adapun StuntFree berhasil meraih penghargaan Most Innovative Gemma Assistant berkat inovasinya dalam mendukung pencegahan stunting.

Presiden BEM Kabinet Nawasena Universitas Nusa Putra, Ahmad Brik Abdul Aziz, mengatakan dukungan terhadap penyelenggaraan hackathon merupakan bagian dari komitmen membangun ekosistem inovasi dan meningkatkan kapasitas teknologi mahasiswa.

Menurutnya, kolaborasi dengan ekosistem Google melalui model Gemma dan platform Kaggle telah membuka kesempatan bagi mahasiswa daerah untuk berkompetisi menggunakan standar teknologi kecerdasan buatan tingkat global.


Baca Juga :

“Kami berharap ke depan kolaborasi tidak hanya berhenti pada penyediaan model AI dan platform kompetisi, tetapi juga diperluas melalui dukungan pendanaan, peningkatan prize pool, program mentoring berkelanjutan, hingga pendampingan pengembangan proyek-proyek pemenang agar dapat diimplementasikan secara nyata,” ujarnya.

Ia menambahkan, BEM Kabinet Nawasena bersama Universitas Nusa Putra dan HMTI akan terus menjajaki kerja sama secara institusional agar dukungan dari Google dapat berlangsung secara berkelanjutan.

Kesuksesan Build with Gemma AI Hackathon 2026 juga didukung oleh Mumtaz selaku Master of the Committee bersama seluruh panitia HMTI yang mengawal penyelenggaraan kegiatan sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan.

 

Sumber : BEM Kabinet Nawasena Universitas Nusa Putra Sukabumi

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

Edufair SMAS Mardi Yuana Sukabumi, Bobby Maulana Dorong Siswa Berani Bermimpi Besar

Kabar Daerah

Jembatan Leuwidingding Segera Dibangun, TNI dan Pemkab Sukabumi Perkuat Sinergi Jaga Lingkungan

Kabar Daerah

Armada Sampah Jampangkulon Terbatas, Warga Desak Pemkab Sukabumi Tambah Truk

Kabar Daerah

Festival Kopi Sukabumi Kembali Jadi “Black Gold” Jawa Barat ‎

Kabar Daerah

Sambut HUT ke-81 TNI, Forkopimcam Jampangkulon Bersihkan Pasar Cinagen dan Soroti Kendala Armada Sampah ‎

Kabar Daerah

Polri dan Media Perkuat Sinergi di Tengah Apel Kebangsaan PUI di Sukabumi

Kabar Daerah

Akta Cerai Dipersoalkan, Warga Kalibunder Mengaku Tak Pernah Menerima Panggilan Pengadilan Agama Cibadak

Kabar Daerah

Dana Desa Tahap II 2026 Digulirkan, Jalan Kampung Purbasari Sukabumi Dibangun