Home / Pemerintahan

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:04 WIB

Tak Ada Konflik Penggarap, Camat Bantargadung Beberkan Progres HGU, TORA hingga Lahan Relokasi Bencana

Camat Bantargadung Syarifuddin Rahmat diwawancara awak media di kantor SDA DPU Kabupaten Sukabumi/ Foto: MediaAksara

MEDIAAKSARA.ID – Camat Bantargadung Syarifuddin Rahmat menghadiri rapat koordinasi komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi membahas mengenai pengawasan sektor perkebunan, khususnya terkait proses perpanjangan dan pembaruan Hak Guna Usaha (HGU) sejumlah perusahaan perkebunan yang beroperasi.

Dalam keterangannya, Camat Bantargadung Syarifuddin Rahmat kepada awak media menjelaskan di wilayah Kecamatan Bantargadung terdapat dua perusahaan perkebunan yang menjadi perhatian, yakni PT Citimu dan PT Cibuhung.

Untuk PT Citimu, proses pembaruan HGU disebut telah berjalan dan memperoleh keputusan pada 9 Desember 2025. Dalam proses tersebut, perusahaan telah menyisihkan sekitar 20 persen lahan untuk kepentingan masyarakat dan pemerintah daerah sesuai ketentuan.

Selain itu, terdapat alokasi lahan sekitar 8 hektare yang diperuntukkan bagi masyarakat yang telah lama eksis di kawasan tersebut. Tak hanya itu, perusahaan juga menyiapkan lahan relokasi bencana seluas 2 hektare untuk kebutuhan relokasi korban bencana di Kampung Cikopak, Desa Limusnunggal.


“Lahan relokasi bencana sudah masuk tahap pematokan awal. Saat ini prosesnya masih berjalan sesuai arahan dari Kantor Wilayah ATR/BPN yang meminta pihak perusahaan melakukan penandaan batas lahan,” ungkapnya, Rabu (10/6/2026).

Terkait program reforma agraria di PT. Cibuhung, pemerintah daerah juga tengah menginventarisasi sejumlah lahan yang berpotensi menjadi objek Tanah Objek Reforma Agraria (TORA). Namun demikian, mekanisme dan proses penetapannya masih akan dibahas lebih lanjut bersama kepala desa dan tim Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA).

Menurutnya, terdapat sejumlah konsekuensi hukum yang harus dipertimbangkan apabila suatu lahan ditetapkan sebagai objek TORA, mengingat status tanah tersebut nantinya akan menjadi kewenangan negara sesuai ketentuan yang berlaku.



Dengan hormat: Dilarang melakukan penyalinan (copy-paste), tindakan plagiarisme, atau penggunaan sebagian maupun seluruh isi artikel tanpa izin resmi dari Redaksi MediaAksara.id



Untuk kawasan perkebunan PT Cibuhung yang berpotensi menjadi objek TORA, saat ini tercatat berada di wilayah Desa Mangunjaya dengan luas sekitar 142 hektare.

Meski demikian, proses tersebut masih menunggu kajian dan keputusan dari tim GTRA sebelum dapat ditetapkan secara resmi.


Sementara terkait kondisi di lapangan, pihaknya memastikan hingga saat ini tidak terdapat potensi konflik antara perusahaan dan masyarakat penggarap. Sejumlah fasilitas umum seperti lapang, sekolah lapang, balai desa, puskesmas pembantu, koperasi desa merah putih dan sarana lainnya telah berdiri di kawasan tersebut.

“Secara umum situasi kondusif. Tidak ada konflik dengan masyarakat penggarap maupun penolakan di lapangan. Aktivitas masyarakat dan fasilitas umum yang ada juga berjalan normal,” katanya usai rakor di aula SDA DPU Kabupaten Sukabumi.

Pemerintah berharap proses pembaruan HGU, penataan lahan, hingga program reforma agraria dapat berjalan sesuai regulasi serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan pembangunan daerah.

 

Reporter: Sr1

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Cegah WNA Overstay, Imigrasi Sukabumi Terapkan Peringatan Otomatis ‎

Pemerintahan

Sumpah Pemuda 2026: Persatuan Generasi Muda Sukabumi Kunci Kemakmuran Merata

Pemerintahan

Sumpah Pemuda ke-98, Pemkab Sukabumi Ajak Generasi Muda Perkuat Kolaborasi

Pemerintahan

Bukan Sekadar Seremoni, Camat Jampangkulon Dorong Pemuda Aktif Bangun Daerah ‎

Pemerintahan

Konsumsi Listrik Jabar Tumbuh 6,28 Persen, Sektor Bisnis dan Industri Jadi Penopang

Pemerintahan

‎PWI Kabupaten Sukabumi Periode 2026–2029 Dilantik Ketua Jabar, Usung Visi MASAGI dan Misi KUAT

Pemerintahan

Wali Kota Sukabumi Tekankan Tertib Administrasi Pertanahan untuk Cegah Konflik

Pemerintahan

Milangkala Surade 2026 Siap Digelar, Panitia Targetkan Perayaan Meriah dan Pelestarian Budaya Sunda