Home / Kabar Daerah

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:37 WIB

APDESI Sukalarang Sukabumi Tegaskan Tak Ada Pungutan dan Tekanan dari Kecamatan

Rakor Forkopimcam dan APDESI Sukalarang Kabupaten Sukabumi membantah isu pungutan serta intervensi program desa yang beredar di media sosia/ Foto: Istimewa 

MEDIAAKSARA.ID — Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Sukalarang bersama para kepala desa se-Kecamatan Sukalarang Kabupaten Sukabumi menggelar rapat koordinasi untuk memperkuat sinergitas dan menjaga kondusivitas wilayah, Selasa (26/5/2026). Pertemuan tersebut juga membahas sejumlah isu yang beredar di media sosial terkait dugaan pungutan dan intervensi program desa.

Dalam rapat yang dihadiri unsur kecamatan, Kapolsek, Danramil, kepala desa, serta staf kecamatan itu, dibahas beberapa tuduhan seperti isu pemotongan anggaran pegawai honorer, pungutan kegiatan panitia hari besar nasional (PHBN), pungutan pengajuan penghasilan tetap (Siltap), hingga dugaan intervensi program ketahanan pangan desa.

Hasil rapat menyimpulkan bahwa informasi yang beredar tidak sesuai fakta di lapangan. Pernyataan tersebut diperkuat oleh keterangan para kepala desa dan pegawai honorer Kecamatan Sukalarang.


Ketua DPK APDESI Sukalarang yang juga Kepala Desa Titisan, Bambang Aripin, menegaskan tidak ada tekanan maupun pungutan dari pihak kecamatan kepada pemerintah desa.

“Sejauh ini apa yang disampaikan dalam narasi media tersebut kami sebagai kepala desa tidak merasa. Dalam kegiatan PHBN, kami memang ikut berpartisipasi dan mengetahui kebutuhan anggarannya, termasuk untuk seragam, konsumsi, maupun penginapan,” ujarnya.

Menurut Bambang, seluruh kegiatan kecamatan selama ini dilaksanakan secara bersama dengan pemerintah desa. Ia juga membantah adanya intervensi terhadap program ketahanan pangan.

“Untuk ketahanan pangan juga tidak pernah ada intervensi. Saya sendiri memiliki Bumdes bergerak di ayam petelur dan tidak pernah memberikan sesuatu kepada Bu Camat. Bahkan kalau membutuhkan telur, Bu Camat membeli dengan uang pribadi,” katanya.


Pernyataan serupa disampaikan Kepala Desa Sukalarang, Ece Suryadi. Ia memastikan tuduhan yang berkembang di media sosial tidak benar dan tidak sesuai kondisi di lapangan.

“Tuduhan yang disampaikan itu tidak benar. Partisipasi dalam kegiatan merupakan bentuk dukungan kami demi keberhasilan kegiatan bersama, bukan karena adanya tekanan,” ungkapnya.

Ece juga membantah isu adanya pemberian uang terkait pengajuan siltap kepada pihak kecamatan.

“Untuk persoalan siltap, kami tidak memberikan uang kepada Bu Camat karena memang itu tugas kecamatan,” tegasnya.


Ia menambahkan, program ketahanan pangan di Desa Sukalarang berjalan sesuai mekanisme tanpa campur tangan pihak kecamatan.

“Program ketahanan pangan kami berupa pengadaan beras dan minyak. Tidak ada keterlibatan Bu Camat dalam pelaksanaannya seperti yang dituduhkan. Kalau pengawasan memang ada, karena itu memang tugas kecamatan,” jelasnya.

Forkopimcam Sukalarang berharap masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi serta tetap menjaga situasi aman dan kondusif di wilayah Kecamatan Sukalarang.

 

Sumber: @Pr1m

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

DPMD Sukabumi Perkuat Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat di Kasepuhan Sinarresmi

Kabar Daerah

Efisiensi Anggaran Hambat Relokasi Ratusan Korban Bencana Pasirsuren, Pemkab Siapkan Opsi Limusnunggal

Kabar Daerah

KONI Optimistis Kontingen Sukabumi Raih Prestasi di Popwilda Jabar 2026, Atlet Berprestasi Disiapkan Bonus dan Beasiswa

Kabar Daerah

Atlet Pelajar Sukabumi Dilepas ke POPWILDA Jabar 2026, Siap Rebut Tiket POPDA 2027

Kabar Daerah

Pemdes Bantargadung Klarifikasi Perbedaan Volume Pembangunan Jalan dengan Dokumen RAB

Kabar Daerah

Pengusaha Sukabumi Tuntut Pengembalian Dana Rp218,25 Miliar Terkait Kerja Sama Dapur MBG

Kabar Daerah

BPK PENABUR Cicurug Integrasikan STEM, Robotik, Coding, dan AI dalam Kurikulum: Siapkan Generasi Industri Masa Depan

Kabar Daerah

Warga Gotong Royong Tambal Jalan Rusak Perbatasan Bantargadung – Cikidang, Harapkan Perbaikan Permanen