Home / Pemerintahan

Senin, 4 Mei 2026 - 12:02 WIB

Kisruh SMK TTB Sukabumi Memanas! Puluhan Siswa Pindah ke SMK Dwiwarna, Dugaan Dana BOS Jadi Sorotan

Kepala Sekolah SMK Dwiwarna Warungkiara Kabupaten Sukabumi, A.H. Berlianto saat diwawancarai awak media/ Foto: MediaAksara

MEDIAAKSARA.ID – Konflik internal yang melanda SMK Taruna Tunas Bangsa (TTB) kian meluas dan kini menyeret isu serius terkait dugaan pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Tahun 2026. Situasi ini tak hanya menjadi perhatian publik, tetapi juga berdampak langsung pada puluhan siswa yang terpaksa mencari kepastian pendidikan di sekolah lain.

Informasi yang beredar menyebutkan SMK TTB diduga telah menerima dana BOS sebesar Rp132 juta pada pertengahan Februari 2026. Namun, kondisi di lapangan dinilai tidak sejalan dengan besaran anggaran tersebut. Sejumlah kejanggalan mulai dari ketidaksinkronan data, mekanisme pencairan yang dipertanyakan, hingga dugaan adanya tekanan dalam pengambilan kebijakan, memicu polemik yang belum terselesaikan.

Di tengah ketidakpastian itu, puluhan siswa terpaksa berpindah sekolah demi menjamin kelangsungan pendidikan mereka. SMK Dwiwarna menjadi salah satu sekolah tujuan yang menampung.


Kepala SMK Dwiwarna, A.H. Berlianto, mengungkapkan pihaknya menerima total 49 siswa dari SMK TTB, terdiri dari 38 siswa kelas 12 serta 11 siswa dari kelas 10 dan 11 per akhir April 2026.

“Untuk kelas 12 ada 38 siswa. Sementara kelas 10 dan 11 sebanyak 11 siswa berdasarkan data terakhir per 29 April. Sisanya masih dalam proses pendataan,” ujarnya, Senin (5/5/2026).

Menurut Berlianto, proses perpindahan tersebut berlangsung secara mendadak. Ia mengaku baru menerima informasi dari dinas pendidikan melalui KCD Wilayah 5 sekitar satu minggu sebelum pelaksanaan Uji Kompetensi Keahlian (UKK).

“Kami dihubungi mendadak oleh dinas agar siswa kelas 12 dari TTB bisa mengikuti UKK di sini. Karena UKK menjadi syarat kelulusan, kami langsung siap memfasilitasi,’ jelasnya.


Keterbatasan waktu membuat sebagian siswa hanya dapat mengikuti ujian dalam waktu singkat. Meski demikian, pihak sekolah memastikan seluruh hak akademik siswa tetap terpenuhi.

“Walaupun ada yang hanya sempat mengikuti ujian satu hari, kami pastikan mereka tetap mendapatkan haknya,” tambahnya.

SMK Dwiwarna juga menegaskan tidak ada perlakuan berbeda antara siswa pindahan dan siswa lama. Seluruh siswa diperlakukan setara, termasuk dalam proses kelulusan.

“Tidak ada perbedaan. Karena mereka sudah masuk dalam sistem Dapodik SMK Dwiwarna, maka statusnya sama,’ tegas Berlianto.


Langkah administratif pun dilakukan secara cepat guna memastikan legalitas ijazah para siswa tetap terjamin.

“Kalau tidak terdaftar di Dapodik, kasihan nanti ijazahnya. Maka semua kami pastikan sudah resmi,” katanya.

Terkait kekhawatiran publik mengenai dampak terhadap Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2026–2027, Berlianto memastikan tidak ada perubahan kuota.

“PPDB tetap berjalan sesuai kuota, tidak terpengaruh,” ujarnya.

Secara keseluruhan, jumlah kelulusan di SMK Dwiwarna tahun ini mencapai 142 siswa, terdiri dari 104 siswa internal dan 38 siswa pindahan dari TTB.


Lebih dari sekadar menyelesaikan pendidikan, pihak sekolah juga membuka peluang kerja bagi para lulusan melalui kerja sama dengan dunia usaha.

“Kami ingin alumni tidak menganggur. Bulan Mei ini ada rekrutmen kerja sama dengan Indomaret,” ungkapnya.

Menutup pernyataannya, Berlianto berharap para siswa pindahan dapat menjaga nama baik sekolah dan terus melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

“Walaupun mereka bukan dari awal di sini, ijazahnya nanti atas nama SMK Dwiwarna. Jadi kami harap mereka bisa menjaga nama baik sekolah,” pungkasnya.

 

Reporter: Juliansyah

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

DPU Sukabumi Siapkan Laboratorium Konstruksi Terakreditasi Nasional untuk Perkuat Mutu Infrastruktur

Pemerintahan

DPU Sukabumi Pastikan Pembangunan Jalan Tetap Berjalan Meski Hadapi Kendala Material

Pemerintahan

Dua Desa di Sukabumi Jadi Percontohan Smart Village Nasional 2026

Pemerintahan

Pisah Sambut Dandim 0607, Perkuat Sinergi TNI dan Pemerintah Daerah Sukabumi

Pemerintahan

Sekdis PU Sukabumi Ajak Warga Rawat Drainase Demi Ketahanan Infrastruktur Jalan

Pemerintahan

Lapas Warungkiara Raih Apresiasi Kementerian Setneg atas Program Ketahanan Pangan Warga Binaan

Pemerintahan

Bupati Sukabumi Kukuhkan 31 Desa Wisata untuk Perkuat Pariwisata Berkelanjutan

Pemerintahan

Bupati Sukabumi Tertibkan Parkir Liar di Depan RSUD Palabuhanratu, Satpol PP dan Dishub Disiagakan