Home / Kabar Daerah

Selasa, 21 April 2026 - 12:16 WIB

Kartini dari Dapur MBG: Kisah Perempuan Tangguh di Balik SPPG di Sukabumi

 

Pekerja perempuan sosok Kartini pejuang keluarga di dapur SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) MBG di Sukabumi / Foto: Istimewa

MEDIAAKSARA.ID — Aroma masakan yang mengepul dari dapur SPPG Jasa Raka Bantargadung, Selasa (21/4/2026), bukan sekadar pertanda aktivitas pagi. Di balik itu, tersimpan semangat perjuangan perempuan yang terus hidup, sejalan dengan peringatan Hari Kartini.

Di tempat yang jauh dari sorotan, nilai-nilai perjuangan R.A. Kartini justru terasa nyata. Perempuan-perempuan di dapur SPPG bukan hanya menjalankan tugas keluarga, tetapi juga menjadi penggerak suksesnya pelaksanaan MBG, melayani dengan ketulusan, dan menjaga harapan di tengah keterbatasan.

Kepala SPPG Jasa Raka Bantargadung, Doni Damara, menegaskan semangat Kartini hari ini tidak cukup hanya dikenang, tetapi harus dijalani dalam kehidupan sehari-hari.

“Kartini hari ini bukan hanya dikenang, tapi dijalani. Banyak perempuan hebat di sekitar kita yang mungkin tak terlihat, tetapi memiliki peran luar biasa,” ujarnya kepada awak media.

Menurutnya, perempuan di lingkungan SPPG memiliki peran strategis sebagai penopang keluarga sekaligus bagian penting dalam ketahanan sosial masyarakat. Di tengah kesibukan, mereka tetap berupaya berkembang, belajar, dan saling menguatkan.

Doni menilai, makna perjuangan Kartini di era sekarang tercermin dari keberanian perempuan menghadapi keterbatasan dan mengubahnya menjadi kekuatan.

Kepala SPPG Jasa Raka Bantargadung Sukabumi Doni Damara / Foto: Istimewa
Kepala SPPG Jasa Raka Bantargadung Sukabumi Doni Damara / Foto: Istimewa

“Banyak yang memulai dari nol, tetapi memiliki tekad besar. Ketika perempuan diberi kesempatan, mereka mampu melampaui batas yang selama ini dianggap mustahil,” tambahnya.

Peringatan Hari Kartini di Bantargadung tidak sekadar seremoni. Momentum ini menjadi pengingat akan pentingnya menghargai setiap peran perempuan dari hal kecil hingga pengorbanan besar yang sering tak terlihat.

Di dapur sederhana ini, Kartini tidak hanya menjadi bagian dari sejarah. Ia hidup dalam kerja keras, ketulusan, dan harapan yang terus dijaga oleh perempuan-perempuan tangguh.

Doni pun mengajak semua pihak untuk terus mendukung dan memberdayakan perempuan agar dapat berkembang secara optimal.

“Perempuan tidak selalu butuh panggung untuk disebut hebat. Cukup diberi ruang dan dukungan, mereka akan membuktikan kekuatan sejatinya,” tutupnya.

 

Reporter: Juliansyah

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

Ribuan Penonton Padati Broken Versus Festival di Sukabumi, Nostalgia 25 Tahun Radja Tinggal Menunggu Waktu ‎

Kabar Daerah

Bukan Sekadar Lapak Buku! Poster Demokrasi ‘Prabowo dan Asep Japar’ Hiasi Mastaka UMMI 2026

Kabar Daerah

5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liputan Erupsi Anak Krakatau, Tokoh Pers Sukabumi Ajak Ketuk Pintu Langit

Kabar Daerah

Broken Versus Festival di Sukabumi: Saat Radja dan Musik Kekinian Mengobrak-abrik Luka Lama

Kabar Daerah

Knalpot Brong Ditertibkan, YFSBBP Dorong Polsek Jampangkulon Konsisten Jaga Kenyamanan Warga

Kabar Daerah

HUT FKPPI ke-48 dan PEPABRI ke-67 di Sukabumi: Api Perjuangan dan Persatuan Terus Dikobarkan

Kabar Daerah

‎30 Lilin Menyala di Gedung Juang, Doa untuk 5 Wartawan dan 3 Kru Kapal yang Hilang Saat Liputan Erupsi

Kabar Daerah

KONI Sukabumi Tancap Gas, 509 Personel Disiapkan Bidik 90 Medali di Porprov Jabar 2026