Monev Kabid SD Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi ke SDN Kaum Desa Hegarmanah Kecamatan Warungkiara / Foto: Istimewa
MEDIAAKSARA.ID — Kerusakan tiga ruang kelas di SDN Kaum, Desa Hegarmanah, Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, mendapat perhatian serius dari Dinas Pendidikan. Kondisi ini dinilai membahayakan keselamatan 57 siswa yang masih menjalani aktivitas belajar.
Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Deni, memastikan pihaknya telah melakukan pengecekan ke lokasi. Hasilnya, dua ruang kelas dinyatakan rusak berat dan tidak layak digunakan, sementara satu ruang lainnya mengalami rusak sedang.
“Dari hasil pantauan, memang ada tiga ruang kelas dengan tingkat kerusakan berbeda, namun semuanya perlu diintervensi,” ujarnya, Jumat (17/4/2026).
Ia menegaskan, dua ruang kelas rusak berat menjadi prioritas utama penanganan karena berisiko tinggi terhadap keselamatan siswa.
“Ada dua ruang rusak berat yang sudah tidak layak dipakai, dan satu lagi rusak sedang. Semuanya akan diusulkan untuk segera direhabilitasi,” tegasnya melalui seluler.
Menurut Deni, kondisi tersebut tidak lepas dari keterbatasan anggaran Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Dengan jumlah siswa hanya 57 orang, dana yang diterima sekolah dinilai belum mampu menutup kebutuhan perbaikan besar.
“Biaya pemeliharaan memang ada, tapi sangat terbatas. Tidak cukup untuk menangani kerusakan berat,” jelasnya.
Selain faktor anggaran, ia juga menyoroti pentingnya perawatan bersama terhadap fasilitas sekolah agar kerusakan tidak semakin meluas.
“Perlu ada kebersamaan dalam menjaga fasilitas. Kalau tidak dirawat, yang masih baik pun bisa ikut rusak,” tambahnya.
Sebagai langkah antisipasi, Dinas Pendidikan mengimbau agar ruang kelas yang rusak berat segera dikosongkan dan ditutup demi menghindari risiko kecelakaan.
“Ruang yang sudah tidak dipakai harus ditutup. Jangan sampai siswa masuk karena sangat berbahaya,” tegasnya.
Reporter: Juliansyah
Redaktur: Rapik Utama







