Home / Pemerintahan

Jumat, 17 April 2026 - 20:41 WIB

Kabid SD Angkat Bicara! Kelas SDN Kaum Hegarmanah Rusak, Perbaikan Jadi Prioritas Disdik Sukabumi

Monev Kabid SD Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi ke SDN Kaum Desa Hegarmanah Kecamatan Warungkiara / Foto: Istimewa

MEDIAAKSARA.ID — Kerusakan tiga ruang kelas di SDN Kaum, Desa Hegarmanah, Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, mendapat perhatian serius dari Dinas Pendidikan. Kondisi ini dinilai membahayakan keselamatan 57 siswa yang masih menjalani aktivitas belajar.

Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Deni, memastikan pihaknya telah melakukan pengecekan ke lokasi. Hasilnya, dua ruang kelas dinyatakan rusak berat dan tidak layak digunakan, sementara satu ruang lainnya mengalami rusak sedang.

“Dari hasil pantauan, memang ada tiga ruang kelas dengan tingkat kerusakan berbeda, namun semuanya perlu diintervensi,” ujarnya, Jumat (17/4/2026).

Ia menegaskan, dua ruang kelas rusak berat menjadi prioritas utama penanganan karena berisiko tinggi terhadap keselamatan siswa.

“Ada dua ruang rusak berat yang sudah tidak layak dipakai, dan satu lagi rusak sedang. Semuanya akan diusulkan untuk segera direhabilitasi,” tegasnya melalui seluler.

Menurut Deni, kondisi tersebut tidak lepas dari keterbatasan anggaran Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Dengan jumlah siswa hanya 57 orang, dana yang diterima sekolah dinilai belum mampu menutup kebutuhan perbaikan besar.

“Biaya pemeliharaan memang ada, tapi sangat terbatas. Tidak cukup untuk menangani kerusakan berat,” jelasnya.

Selain faktor anggaran, ia juga menyoroti pentingnya perawatan bersama terhadap fasilitas sekolah agar kerusakan tidak semakin meluas.

“Perlu ada kebersamaan dalam menjaga fasilitas. Kalau tidak dirawat, yang masih baik pun bisa ikut rusak,” tambahnya.

Sebagai langkah antisipasi, Dinas Pendidikan mengimbau agar ruang kelas yang rusak berat segera dikosongkan dan ditutup demi menghindari risiko kecelakaan.

“Ruang yang sudah tidak dipakai harus ditutup. Jangan sampai siswa masuk karena sangat berbahaya,” tegasnya.

 

Reporter: Juliansyah

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

‎Ironi Kelistrikan Nasional, Hampir 70 Rumah Warga di Cibadak Sukabumi Belum Teraliri Listrik

Pemerintahan

BSPS 2026 Sasar 200 Rumah di Sukabumi, Tambahan 100 Unit Dikawal Ribka Tjiptaning untuk 2027

Pemerintahan

Pemprov Jabar KDM Wajibkan Desa Buka APBDes 2026, Warga Bisa Awasi Anggaran Lewat Media Sosial

Pemerintahan

Hari Santri 2026: Santri Sukabumi Didorong Kuasai Teknologi dan Aktif Bangun Daerah

Pemerintahan

Data BPS: Pengangguran Sukabumi 110 Ribu, Disnaker Genjot Pelatihan dan Kewirausahaan

Pemerintahan

DPRD Sukabumi Soroti Penegakan Reforma Agraria, Hak Petani atas LPRA di Lahan Eks PTPN Harus Dilindungi

Pemerintahan

Dua Pekan 1.300 Siswa di Sukabumi Tak Terima MBG, SPPG di Nagrak Ungkap Kendala Data BGN

Pemerintahan

Tegas! Dikeluhkan Warga Perum karena Bau Menyengat, Peternakan Ayam di Nagrak Disegel Satpol PP Sukabumi ‎