Home / Kabar Daerah

Minggu, 12 April 2026 - 17:48 WIB

Mulsa Tembus Rp1,3 Juta! Biaya Tanam Melonjak, Petani Kabandungan Makin Terjepit

Petani keluhkan harga mulsa di Kabandungan tembus Rp1,3 juta per roll. Petani hortikultura keluhkan lonjakan biaya produksi hingga 15 persen/ Foto: Istimewa 

MEDIAAKSARA.ID — Kenaikan tajam harga sarana produksi pertanian mulai menekan petani hortikultura di Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi. Lonjakan paling mencolok terjadi pada harga plastik mulsa yang kini mencapai Rp1,3 juta per roll, naik signifikan dari sebelumnya sekitar Rp750 ribu.

Kondisi ini membuat biaya produksi pertanian terasa membengkak dalam beberapa bulan terakhir. Selain mulsa, sejumlah kebutuhan lain seperti plastik kemasan (BC), tali rapia, hingga obat-obatan pertanian juga mengalami kenaikan harga di tingkat kios.

Seorang petani hortikultura, Endi (36), mengungkapkan kenaikan harga mulsa menjadi beban paling berat karena merupakan komponen utama dalam budidaya sayuran dan cabai.

“Sekarang mulsa sudah tembus Rp1,3 juta, sebelumnya sekitar Rp750 ribu. Kenaikannya sangat terasa,” ujarnya, Minggu (12/04/2026).

Tak hanya itu, harga plastik kemasan kini berada di kisaran Rp280 ribu per pak. Sementara itu, harga pestisida dan fungisida juga mulai merangkak naik, menambah tekanan biaya produksi petani.

Endi menjelaskan, dalam satu musim tanam, kenaikan biaya produksi untuk lahan sekitar 0,1 hektare bisa mencapai 10 hingga 15 persen. Kondisi ini membuat petani harus berpikir ulang dalam mengelola modal tanam.

“Kalau dihitung per 0,1 hektare, kenaikannya bisa 10 sampai 15 persen. Petani jadi makin ripuh,” katanya.

Meski demikian, harga sebagian komoditas hortikultura saat ini masih relatif stabil di tingkat petani. Hanya cabai merah keriting yang tengah mengalami penurunan harga, sementara komoditas lain masih tergolong menguntungkan.

Para petani berharap pemerintah segera mengambil langkah untuk menekan lonjakan harga sarana produksi. Tanpa intervensi kebijakan, kondisi ini dikhawatirkan akan mengurangi minat tanam dan berdampak pada keberlanjutan produksi hortikultura di wilayah tersebut.

 

Reporter: Asep M’rhe

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

Sungai Cikaso Digempur Mesin Sedot, Pemdes Datar Nangka Minta Satpol PP Sukabumi Turun Tangan

Kabar Daerah

Syukuran Bumi Pasirpanjang Didorong Jadi Ikon Hari Tani Kabupaten Sukabumi ‎

Kabar Daerah

HJKS ke-156 di Jampangkulon Semarak, Warga Ikuti Jalan Santai hingga Layanan Publik ‎

Kabar Daerah

Syukuran Bumi Pasir Panjang Perkuat Tradisi dan Ketahanan Pertanian Sukabumi ‎

Kabar Daerah

Festival Bonsai Nasional Semarakkan HJKS ke-156, Sukabumi Bidik Poros Bonsai Indonesia

Kabar Daerah

Bukan Sekadar Touring, Bupati Sukabumi Turun Temui Warga dari Cikembar hingga Ujunggenteng ‎

Kabar Daerah

CCTV Warga Bongkar Sindikat Curanmor di Sukabumi, 12 Tersangka Ditangkap

Kabar Daerah

Waduh! Saat Ruang Kerja Berubah Jadi Ruang Karaoke, Wakapolres: Sekdishub Sukabumi Resmi Tersangka