Home / Kabar Daerah

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:05 WIB

Tekuni Usaha Batu Bata Selama 3 Tahun, Pengrajin di Jampangkulon Raup Rp3 Juta per Bulan

Ekonomi kreatif pengrajin batu bata warga kampung gandasoli, desa ciparay jampangkulon sukses meraih penghasilan Rp3 juta per bulan/ Foto: Istimewa 

MEDIAAKSARA.ID — Camat Jampangkulon Kabupaten Sukabumi melakukan kunjungan ke pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kampung Gandasoli, Desa Ciparay, Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, Selasa (12/5/2026).

Kunjungan kerja dilakukan meninjau aktivitas produksi batu bata milik Ajid, pengrajin lokal yang telah menekuni usaha tersebut selama tiga tahun terakhir.

Dalam keterangannya, Ajid mengaku mampu memperoleh penghasilan rata-rata Rp3 juta per bulan dari usaha rumahan yang dijalankannya bersama lima pekerja lainnya.


“Alhamdulillah usaha bisa membantu kebutuhan keluarga dan juga membuka pekerjaan untuk warga sekitar,” ujarnya saat ditemui di lokasi produksi.

Ajid menjelaskan, proses pembuatan batu bata di tempatnya masih dilakukan secara manual dan tradisional. Batu bata diproduksi satu per satu sesuai kebutuhan pasar.

“Pembuatannya masih manual, digergaji satu per satu. Ada batu bata untuk pasangan dinding dan ada juga yang khusus untuk pondasi,” jelasnya.


Sementara itu, Camat Jampangkulon Dading menyampaikan apresiasi atas semangat dan konsistensi para pengrajin batu bata di Kampung Gandasoli yang mampu bertahan dan berkembang di tengah tantangan ekonomi.

“Kami sangat mengapresiasi semangat Pak Ajid dan rekan-rekannya yang konsisten menjalankan usaha ini selama tiga tahun. Dengan penghasilan rata-rata Rp3 juta per bulan, ini membuktikan UMKM rumahan mampu menopang ekonomi keluarga,” ujar Dading.


Menurutnya, keberadaan pengrajin batu bata lokal memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan di wilayah Jampangkulon sekaligus membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar.

Pemerintah Kecamatan Jampangkulon, lanjut Dading, akan terus mendorong pengembangan UMKM agar semakin maju dan memiliki daya saing.

“Kami terbuka memfasilitasi pelatihan maupun bantuan peralatan agar proses produksi lebih efisien tanpa menghilangkan nilai tradisional yang menjadi ciri khas usaha ini,” tambahnya.

 

Sumber: @ Sadeva

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

Disdik Kabupaten Sukabumi Bantah Isu Keretakan Kadis dan Sekdis: Informasi Hoaks Tidak Berdasar! 

Kabar Daerah

Panahan Berkuda di Sukabumi Miliki Makna, Event Diikuti Atlet Nasional dan Mancanegara

Kabar Daerah

BPOM Jabar Sidak Gudang Pengolahan Saus di Sukabumi, Status Izin Produk dan Air Tanah Perusahaan Jadi Sorotan

Kabar Daerah

Sungai Cicatih Penuh Sampah, Puluhan Relawan Turun Tangan: Dua Jalur Disisir hingga Jembatan Pamuruyan

Kabar Daerah

Kecelakaan di Jalan Simpenan Sukabumi, Motor Tabrak Truk Tangki dari Arah Berlawanan

Kabar Daerah

Pemkab Sukabumi Raih IJTI Award 2026, Wabup Andreas Dorong Pers Terus Suarakan Kebenaran

Kabar Daerah

‎Hari Tani Nasional 2026: SPI dan Pemkab Sukabumi Dorong Reforma Agraria dan Kedaulatan Pangan

Kabar Daerah

‎Muskorda IJTI Sukabumi Raya Sukses, PWI Siap Kolaborasi Perkuat Ekosistem Pers