Kadaka sarang burung atau Asplenium nidus kini jadi tanaman hias bernilai tinggi/ Foto: Istimewa
MEDIAAKSARA.ID — Di batang-batang pohon besar hutan tropis, sering terlihat tanaman hijau dengan daun panjang tersusun rapi menyerupai mangkuk alami. Tanaman ini dikenal sebagai kadaka sarang burung atau Asplenium nidus, salah satu paku epifit yang tumbuh menempel tanpa merugikan pohon inangnya.
Ciri khas kadaka terletak pada susunan daun berbentuk roset yang membentuk cekungan di tengah. Struktur ini mampu menampung air hujan dan serasah daun, sekaligus menjadi habitat mikro bagi berbagai organisme kecil di ekosistem hutan.

Tak hanya berperan ekologis, kadaka kini semakin diminati sebagai tanaman hias. Bentuknya yang unik dan eksotis menjadikannya pilihan populer untuk taman tropis maupun dekorasi rumah. Bahkan, kadaka berukuran besar dari habitat alami memiliki nilai jual yang cukup tinggi di pasar tanaman hias.
- Baca Juga: https://mediaaksara.id/rencana-pasar-warungkiara-kembali-menguat-perwapas-masalah-lama-belum-beres/
Selain itu, perawatannya yang relatif mudah, cukup ditempatkan di area teduh dengan kelembapan terjaga, membuat tanaman ini cocok untuk berbagai lingkungan, termasuk taman kota.
Fenomena ini menunjukkan perubahan perspektif: tanaman yang dahulu dianggap biasa di hutan, kini justru menjadi bagian dari kekayaan flora tropis yang bernilai estetika sekaligus ekonomi.
Reporter: Asep M’rhe
Redaktur: Rapik Utama







