Warga bersama petugas gabungan evakuasi longsor di di kampung wangun RT 02 RW 16, Desa Nagrak, Kabupaten Sukabumi / Foto: Istimewa
MEDIAAKSARA.ID — Penanganan dampak longsor di Kampung Wangun RT 02 RW 16, Desa Nagrak Utara, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, terus dikebut. Pada Kamis (9/4/2026) sekitar pukul 08.00 WIB, tim gabungan kembali melakukan evakuasi lanjutan material longsor berupa rumpun bambu yang menyumbat saluran irigasi.
Longsor yang terjadi pada Minggu (5/4/2026) dipicu hujan berintensitas tinggi. Akibatnya, saluran DI Cikolawing I tersumbat, akses gang warga tertutup, serta satu petak sawah siap panen tertimbun material.
Sebelumnya, warga sempat melakukan evakuasi secara swadaya dengan alat seadanya. Namun, untuk memastikan penanganan tuntas, proses pembersihan dilanjutkan menggunakan peralatan seperti alkon dan dua unit chainsaw.
Kegiatan bakti melibatkan berbagai unsur, mulai dari Pemerintah Desa Nagrak Utara, BPD, Tagana Kabupaten Sukabumi, Satpol PP Kecamatan Nagrak, URC PB desa setempat, hingga masyarakat yang bahu-membahu di lokasi.
P2BK Nagrak, Winda Tri Sutrisno, menegaskan kolaborasi menjadi kunci percepatan penanganan. Ia memastikan evakuasi dilakukan hingga saluran irigasi kembali normal, akses warga terbuka, dan aktivitas pertanian tidak terganggu.
“Masyarakat juga kami imbau tetap waspada, mengingat potensi cuaca ekstrem masih bisa terjadi,” pungkasnya.
Sumber: 1d4m
Redaktur: Rapik Utama







