Home / Kabar Daerah

Senin, 6 April 2026 - 17:27 WIB

Skandal Ponpes Cicantayan Terkuak! 6 Santriwati Diduga Jadi Korban, DP3A Lakukan Pendampingan Trauma

Petugas UPTD PPA di DP3A Kabupaten Sukabumi melakukan pendampingan psikologis terhadap korban dugaan pelecehan oleh oknum pimpinan ponpes di Cicantayan / Foto: Istimewa 

MEDIAAKSARA.ID — Dugaan pelecehan seksual yang melibatkan oknum pimpinan pondok pesantren di Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi, menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Sebanyak enam santriwati dilaporkan menjadi korban dalam kasus yang kini tengah ditangani aparat penegak hukum (APH) .

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Sukabumi, Agus Sanusi, menegaskan pihaknya langsung bergerak cepat melalui UPTD PPA untuk memberikan perlindungan dan pendampingan terhadap korban.

“Fokus utama kami adalah memastikan pemulihan psikologis korban agar tetap terlindungi dan mendapatkan hak-haknya,” ujarnya, Senin (6/4/2026) di Kantor DP3A.

Kasus ini mencuat pada akhir Februari 2026 setelah orang tua korban mencurigai perubahan perilaku anaknya. Temuan percakapan WhatsApp yang berisi curahan hati korban kepada rekannya menguatkan dugaan terjadinya tindakan tidak pantas.

Hasil asesmen awal menunjukkan dugaan peristiwa telah berlangsung sejak 2021. Terduga pelaku disebut menggunakan modus pendekatan melalui pengobatan tradisional dan dalih pemberian ilmu kepada para santri.

Korban yang saat itu masih berusia 14–15 tahun melaporkan adanya tindakan tidak senonoh yang dilakukan dengan tekanan dari posisi pelaku sebagai pimpinan pesantren.

Hingga kini, tiga korban telah melapor ke Unit PPA Polres Sukabumi sejak 26 Februari 2026, dengan pendampingan kuasa hukum dan UPTD PPA. Proses visum telah difasilitasi di RSUD Sekarwangi, disertai pendampingan psikologis oleh tenaga profesional.

DP3A menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kasus ini hingga tuntas, serta mendorong aparat penegak hukum agar menindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku demi keadilan bagi korban.

Sementara itu, terduga pelaku berinisial MSL dilaporkan belum memenuhi panggilan pihak kepolisian.

 

Sumber: @D3nd

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

DPU Sukabumi Usulkan Perbaikan TPT Jalan Cibatu–Cicantayan yang Rusak

Kabar Daerah

Laskar Fisabilillah Soroti Pengawasan Miras di Sukabumi, Pemkot Didesak Bertindak

Kabar Daerah

Terjerat Kasus Dugaan Pencurian di Toserba Sukabumi, Driver Ojol Berharap Keadilan Restoratif di Polsek Cibadak

Kabar Daerah

Kekeringan Berlanjut: BPBD Sukabumi Salurkan 8.000 Liter Air Bersih untuk 200 KK Warga Cikakak

Kabar Daerah

Petani Bagja Sutra Kobarkan Semangat Perjuangan Reforma Agraria dan Janji Relokasi Lahan Yon TP Ditagih Rakyat! ‎

Kabar Daerah

Petani Sukabumi Kawal Kesepakatan Lahan Relokasi Batalion TP 345, Bukan Sekadar Janji Redam Aksi Rakyat ‎

Kabar Daerah

Jalan Mareleng–Kadaleman Rusak, UPTD PU Jampangkulon: Perbaikan Diusulkan Anggaran Perubahan  ‎

Kabar Daerah

HUT ke-67 Pemuda Pancasila Sukabumi Gelar Aksi Sosial dan Layanan Gratis ‎