Home / Pemerintahan

Senin, 10 Februari 2025 - 17:48 WIB

Isu Musrenbang Kecamatan Warungkiara: Dorong Seni Budaya, Infrastruktur, dan UMKM 

Kegiatan Musrenbang Kecamatan Warungkiara / Foto : De

MEDIAAKSARA.ID – Pemerintah Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Daftar Usulan Rencana Kerja Pemerintah (DU RKP) tahun 2026. Kegiatan yang bertema “Pemantapan Kesejahteraan Masyarakat Kabupaten Sukabumi” ini berlangsung di Aula Kecamatan Warungkiara pada Senin (10/02/25).

Camat Warungkiara, Ali Murtado, mengungkapkan bahwa Musrenbang tahun ini menyoroti tiga isu strategis utama, yaitu pengembangan seni budaya, peningkatan infrastruktur, dan pemberdayaan UMKM.

1. Pengembangan Seni dan Budaya

Dalam sektor sosial, seni, dan budaya, Kecamatan Warungkiara berupaya melestarikan dan mengembangkan seni budaya lokal. Salah satu rencana yang diusulkan adalah pembangunan sanggar seni budaya untuk memberikan wadah bagi generasi muda, terutama anak-anak sekolah, dalam mempelajari dan mengembangkan kesenian daerah.

“Kami ingin mendorong seni budaya lokal agar lebih berkembang, terutama bagi generasi muda. Harapannya, ada pembangunan sanggar seni yang dapat mengakomodir mereka,” ujar Ali Murtado.

2. Peningkatan Infrastruktur Wilayah

Dalam sektor infrastruktur, pemerintah kecamatan mendorong peningkatan akses jalan strategis. Setidaknya ada tiga ruas jalan yang menjadi prioritas, yakni Jalan Bagbagan-Warungkiara, Jalan Ubrug-Sirnajaya, dan Jalan Ubrug-Kubang.

“Dua titik jalan ini belum bisa dilalui kendaraan roda empat. Kami berharap pada 2025 hingga 2026, perbaikan jalan ini bisa dilakukan secara bertahap hingga tuntas,” jelasnya.

3. Pemberdayaan UMKM dan Ekonomi Lokal

Pemberdayaan masyarakat menjadi isu strategis ketiga dalam Musrenbang kali ini. Pemerintah kecamatan ingin memastikan UMKM di Warungkiara berkembang tidak hanya dalam produksi, tetapi juga dalam pemasaran.

“Pelaku UMKM tidak hanya harus mampu menghasilkan produk, tetapi juga memahami cara pemasaran yang efektif. Oleh karena itu, kami berharap adanya pembangunan sarana pemasaran produk UMKM di Warungkiara,” terangnya.

Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa Warungkiara berada di jalur utama wisata, sehingga wacana penataan pasar wisata pada 2027 dapat menjadi peluang bagi pelaku UMKM untuk berkembang lebih pesat.

Sebagai gerbang menuju Ibu Kota Kabupaten Sukabumi, Kecamatan Warungkiara diharapkan mendapat perhatian lebih dari pemerintah daerah, provinsi, hingga pusat.

“Kami terus berkoordinasi dengan unsur pemerintahan desa agar dapat mempersiapkan sumber daya manusia seiring dengan perkembangan pembangunan, seperti jalan tol dan kawasan industri yang mulai berkembang, termasuk proyek Pembangkit Listrik Mikro Hidro (PLTMH),” pungkas Ali Murtado.

Reporter: De

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

DPRD Kabupaten Sukabumi Sahkan Raperda Ketertiban Umum, Bupati Ajukan Perubahan Status Perumda TJM Jadi Perseroda

Pemerintahan

SPPG Jadi Sorotan! Bupati Sukabumi Dorong Pekerja Terdaftar BPJS, Sekaligus Luncurkan Logo HJKS ke-156

Pemerintahan

DPMPTSP Sukabumi Evaluasi Kinerja MPP, Perkuat Kualitas Pelayanan Publik ke-57 Nasional

Pemerintahan

Sekmat Jampangkulon Monev Awasi Pengaspalan Jalan Desa, Dana Rp100 Juta Dipastikan Tepat Sasaran

Pemerintahan

Jembatan Garuda Suci Resmi Berdiri di Sukabumi, Kolaborasi TNI dan Rakyat Wujudkan Akses Baru Warga Desa

Pemerintahan

Pemkab Sukabumi Titip Harapan ke SMSI Sukabumi Raya, Jadi Garda Terdepan Media Profesional dan Lawan Hoaks

Pemerintahan

Disperkim Sukabumi Perkuat Sinergi Penanganan Sampah dan Mitigasi Kemarau Bersama Pemprov Jabar dan TNI

Pemerintahan

402 Yayasan SPPG di Sukabumi Didorong Daftarkan Relawan ke BPJS, Korwil SPPG: Tunggu Arahan Teknis BGN