Momen Kapolres Sukabumi Kota bersama penari seni Jaipongan, Zahrah Syaikho Rahmawan, siswi kelas VII SMPN 2 Kota Sukabumi, Sabtu (31/1/2026) di Lapang Merdeka / Foto: MediaAksara
MEDIAAKSARA.ID – Potensi seni budaya Sunda kembali mendapat sorotan melalui penampilan Tari Jaipongan dalam acara pelantikan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Sukabumi. Kegiatan digelar di Lapang Merdeka Kota Sukabumi, Sabtu (31/1/2026).
Pelantikan kepengurusan DPC Organda Kota Sukabumi mengusung tagline “Waktuna Sukabumi Ngahiji” dan dikemas dalam bentuk pesta rakyat serta pentas seni budaya. Acara dihadiri unsur Forkopimda Kota Sukabumi, perwakilan KNPI, LSM, OKP, hingga organisasi kemasyarakatan.
Salah satu penampilan yang mencuri perhatian datang dari Tari Jaipongan yang dibawakan oleh Zahrah Syaikho Rahmawan, siswi kelas VII SMPN 2 Kota Sukabumi. Penari muda yang akrab disapa Syaikho tampil percaya diri membawakan tarian khas Sunda di hadapan para pejabat dan masyarakat.

Syaikho mengaku terharu dan bangga karena dapat menampilkan Jaipongan di hadapan Wali Kota, Wakil Wali Kota, Kapolres Sukabumi Kota, serta Ketua DPRD Kota Sukabumi. Ia berharap penampilannya dapat menginspirasi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mencintai dan melestarikan seni budaya daerah.
“Alhamdulillah saya sangat bangga bisa menampilkan yang terbaik untuk masyarakat Kota Sukabumi. Semoga Jaipongan yang saya bawakan bisa memotivasi warga agar semakin mencintai seni budaya Sunda. Saya sudah menekuni tari ini sejak usia lima tahun, kurang lebih tujuh tahun berlatih,” ujarnya usai bersama Kapolres Sukabumi Kota.
Syaikho merupakan penari binaan Sanggar Padepokan Syaikho Siliwangi (PSS) yang berlokasi di Kampung Inggris, Desa Sukaraja, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi. Ia juga mengaku mendapat apresiasi dan motivasi dari Kapolres Sukabumi Kota untuk terus mempertahankan serta meningkatkan semangat melestarikan budaya Indonesia, khususnya Jaipongan dari tanah Pasundan.
Penampilan Tari Jaipongan dalam agenda resmi tersebut menjadi bukti seni budaya Sunda masih memiliki ruang penting di tengah masyarakat modern, sekaligus menjadi sarana edukasi budaya bagi generasi muda di Sukabumi.
Redaktur: Rapik Utama







