Home / Kabar Daerah

Jumat, 30 Januari 2026 - 21:21 WIB

Sawah Terendam Air, Diduga Luapan Bendungan PLTMH Kertamukti Bikin Petani Merugi, Perusahaan Angkat Bicara! 

Kondisi sawah terendam air milik warga Desa Kertamukti, Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi/ Foto: Istimewa 

MEDIAAKSARA.ID -Lahan pertanian milik warga Desa Kertamukti, Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, dilaporkan tak lagi produktif akibat dugaan luapan air dari bendungan PLTMH Kertamukti.

Sedikitnya 27 pemilik lahan di Kampung Bojongkerta RT 01 RW 01 terdampak langsung. Sawah yang selama puluhan tahun menjadi sumber penghidupan kini terus terendam air dengan ketinggian mencapai 1 hingga 2 meter.

Warga menyebut, genangan air mulai terjadi sejak adanya pembangunan bendungan. Kondisi dinilai berbeda dengan banjir tahunan yang sebelumnya bersifat sementara.

Baca: https://mediaaksara.id/hampir-dua-tahun-jalan-mbg-warungkiara-bantargadung-disorot-gizi-jalan-bumdes-terlupakan-sppg/

“Gak hujan juga air naik. Sawah jadi tergenang, beda sama banjir tahunan,” ujar salah satu pemilik lahan.

Akibatnya, sawah tidak lagi bisa digarap. Meski pihak perusahaan disebut telah memberikan ganti rugi untuk tanaman dan kayu, hingga kini tanah yang terendam belum mendapatkan kompensasi.

“Mau digarap juga percuma, terendam terus,” keluhnya.

Baca:https://mediaaksara.id/tingkatkan-layanan-air-bersih-perumda-tirta-jaya-mandiri-garap-jalur-pipa-di-sejumlah-kecamatan-sukabumi/

Sementara itu, perwakilan PLTMH Kertamukti, Pri, menyatakan komunikasi dengan warga sudah berjalan dan proses penyelesaian dilakukan bertahap.

“Tahap satu sawah sudah diselesaikan. Tahap dua kebun sudah ada kesepakatan dan komunikasi dengan pemilik,” ujarnya, Jumat (30/1) melalui seluler.

Baca: https://mediaaksara.id/berobat-ke-bandung-kini-lebih-tenang-rumah-singgah-gratis-warga-sukabumi-resmi-dibuka/

Terkait kemungkinan pembebasan seluruh lahan terdampak, pihak perusahaan tidak menutup kemungkinan, namun mengakui adanya keterbatasan keuangan.

“Kalau memang merugikan warga, mau tidak mau harus dibebaskan. Tapi kondisi keuangan saat ini belum stabil,” pungkasnya.

 

Reporter: Juliansyah

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

Armada Sampah Jampangkulon Terbatas, Warga Desak Pemkab Sukabumi Tambah Truk

Kabar Daerah

Festival Kopi Sukabumi Kembali Jadi “Black Gold” Jawa Barat ‎

Kabar Daerah

Sambut HUT ke-81 TNI, Forkopimcam Jampangkulon Bersihkan Pasar Cinagen dan Soroti Kendala Armada Sampah ‎

Kabar Daerah

Polri dan Media Perkuat Sinergi di Tengah Apel Kebangsaan PUI di Sukabumi

Kabar Daerah

Akta Cerai Dipersoalkan, Warga Kalibunder Mengaku Tak Pernah Menerima Panggilan Pengadilan Agama Cibadak

Kabar Daerah

Dana Desa Tahap II 2026 Digulirkan, Jalan Kampung Purbasari Sukabumi Dibangun

Kabar Daerah

Revisi RTRW Sukabumi Disorot, Aktivis Dorong Evaluasi Berbasis Hukum dan Solusi Kepastian Investasi

Kabar Daerah

Hari Bakti PU ke-81, DPU Sukabumi Gelar Bedah Rumah Warga Prasejahtera di Surade ‎