Home / Nasional

Selasa, 13 Januari 2026 - 08:08 WIB

Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat, Tegaskan Anak Bangsa Tak Boleh Minder Karena Kemiskinan

Seorang anak pelajar terharu bertemu Presiden RI Prabowo Subianto dalam acara peresmian 166 Sekolah Rakyat di 34 provinsi di BBPPKS), Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan / Foto: Istimewa

MEDIAAKSARA.ID – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, meresmikan 166 Sekolah Rakyat yang tersebar di seluruh Indonesia. Peresmian dipusatkan di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS), Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, pada Senin, 12 Januari 2026.

Sebanyak 166 Sekolah Rakyat hadir di 34 provinsi dan 131 kabupaten/kota, dengan total daya tampung mencapai 15.954 siswa, didukung 2.218 guru serta 4.889 tenaga kependidikan. Pemerintah menargetkan pengembangan hingga 500 Sekolah Rakyat pada tahun 2029 sebagai bagian dari upaya pemerataan akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.

Baca: https://mediaaksara.id/menteri-bkkbn-turun-salurkan-program-makan-bergizi-gratis-di-sukabumi/

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan pendirian Sekolah Rakyat merupakan bentuk keberanian negara untuk berpihak pada kebutuhan nyata rakyat. Menurutnya, negara harus hadir secara konkret memastikan setiap anak Indonesia memperoleh kesempatan pendidikan yang layak, tanpa terkecuali.

Presiden juga menyampaikan pesan khusus dan menyentuh kepada para siswa Sekolah Rakyat agar tidak pernah merasa rendah diri dengan latar belakang keluarga mereka. Kepala Negara menegaskan setiap pekerjaan orang tua adalah pekerjaan yang mulia, dilakukan dengan kejujuran dan kerja keras.

Baca: https://mediaaksara.id/sindiran-kdm-penanganan-korban-bencana-simpenan-bukan-soal-kewenangan-tapi-kecepatan-pemprov-bantu-10-juta-bulan/

“Kalau dia belum mampu, bukan salah dia, bukan salah orang tuamu. Memang negara kita belum mampu memberi yang terbaik untuk semua rakyat. Tapi kita akan berjuang keras supaya semua kekayaan negara bisa dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia,” tegas Prabowo.

Program Sekolah Rakyat diharapkan menjadi tonggak penting pembangunan sumber daya manusia, sekaligus langkah nyata memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan yang inklusif dan berkeadilan.

 

Sumber: Humas Setkab RI

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Nasional

‎PWI Tegaskan Bertanggung Jawab atas HPN 2027, Buka Ruang Keterlibatan Seluruh Konstituen Dewan Pers

Nasional

Kartu Pers Bukan Kartu Sakti: PWI Jabar Kecam Oknum Ngamuk di SDN 2 Sukaraja

Nasional

Presiden Prabowo Tutup Muktamar ke-35 NU, Ulang Momen Bersejarah Presiden Soekarno

Nasional

PLTS 100 GWp Diluncurkan, PLN Siap Dukung Akselerasi Pengembangan EBT Menuju Swasembada Energi

Nasional

Pelanggan Bisnis dan Industri PLN Jabar Tumbuh Signifikan, Dorong Penguatan Ekonomi Jawa Barat

Nasional

Ekspor Benih Bening Lobster Dihentikan, Nelayan Ujung Genteng Klaim Pendapatan Anjlok hingga 70 Persen

Nasional

Prabowo Turun Gunung Tangani Karhutla, Dorong Inovasi hingga Sumur Bor di Lahan Gambut

Nasional

Kritik Desil DTSEN Disorot Zainul, Warga Miskin Terancam Kehilangan Bantuan hingga KIP Pendidikan