Home / Pemerintahan

Senin, 5 Januari 2026 - 15:39 WIB

Tandem Baper, Sekda Sukabumi Sentil Orangtua: Jangan Tenangkan Anak dengan Gawai!

Anak-anak mengikuti program Tinggalkan Android Dalam Empat Jam Bareng Perpustakaan (Tandem Baper) di Gedung Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Sukabumi / Foto: Istimewa 

MEDIAAKSARA.ID – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, mengajak para orangtua untuk lebih bijak dalam mendidik anak, khususnya dalam penggunaan gawai. Imbauan tersebut disampaikan saat membuka kegiatan Tinggalkan Android Dalam Empat Jam Bareng Perpustakaan (Tandem Baper) bersama anak TK/PAUD dan SD sederajat, di Gedung Perpustakaan, Komplek Gelanggang Pemuda, Desa Sukamanah, Kecamatan Cisaat, Senin (5/1/2026).

Sekda menyoroti kebiasaan sebagian orangtua yang memberikan gawai kepada anak dengan alasan agar anak lebih tenang. Menurutnya, kebiasaan tersebut justru berpotensi menimbulkan kecanduan.

“Biar anak tenang sering jadi alasan orangtua memberikan gawai. Padahal, gawai bisa membuat kecanduan. Bahkan, jika terlalu lama digunakan bisa menyebabkan iritasi mata,” ujarnya.

Baca: https://mediaaksara.id/dramatis-buniwangi-raya-a-lawan-semut-hitam-lewat-adu-penalti-di-open-bareti-cup-2025/

Ade Suryaman menegaskan, anak-anak seharusnya diarahkan pada berbagai kegiatan positif sesuai minat dan bakatnya agar tidak terfokus pada gawai.

“Supaya tidak kecanduan, anak bisa diarahkan ke kegiatan positif. Misalnya, anak yang suka animasi, diarahkan untuk belajar animasi,” tambahnya.

Terkait hal tersebut, Sekda menyambut baik pelaksanaan kegiatan Tandem Baper yang digagas oleh Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Sukabumi. Ia menilai program ini sebagai langkah nyata dalam menekan kecanduan gawai di kalangan anak-anak.

Baca: https://mediaaksara.id/pernah-dibully-kini-trauma-jejak-kasus-dugaan-kekerasan-anak-di-sukabumi-keluarga-terduga-pelaku-sempat-datangi-ibu-korban/

“Di sini anak-anak belajar banyak hal sesuai minatnya. Dengan begitu, keinginan menggunakan gawai bisa lebih terkendali,” ungkapnya.

Selain membahas soal gawai, Sekda juga mengingatkan pentingnya peran orangtua dalam mendidik anak, mengingat mereka adalah generasi penerus bangsa.

“Putra-putri kita adalah generasi penerus. Kunci menjadi penerus yang andal adalah pendidikan. Maka pendidikan dari orangtua kepada anak harus benar-benar diperhatikan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Sukabumi, Aisyah, menjelaskan peserta kegiatan Tandem Baper akan dibagi ke dalam sejumlah kelas sesuai minat masing-masing anak.

Baca: https://mediaaksara.id/dramatis-buniwangi-raya-a-lawan-semut-hitam-lewat-adu-penalti-di-open-bareti-cup-2025/

“Anak-anak akan masuk ke kelas yang mereka sukai. Ada kelas Bahasa Inggris, matematika, animasi, dan lainnya,” jelasnya.

Kegiatan yang dilaksanakan selama tiga hari, bertujuan mengurangi ketergantungan anak terhadap gawai sekaligus mengisi waktu libur sekolah dengan aktivitas edukatif dan menyenangkan.

“Selama dua hari anak belajar di dalam kelas, lalu satu hari kegiatan di luar kelas dengan konsep belajar sambil bermain,” pungkasnya.

 

Sumber: Diskominfosan Kab. Sukabumi

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Proyek Jalan Prana Sukabumi Retak Sebelum Rampung, DPUTR Perintahkan Penyedia Bongkar dan Cor Ulang

Pemerintahan

PAD Digenjot, Bupati Sukabumi Minta ASN Tingkatkan Pelayanan dan Kejar Pajak Tepat Waktu

Pemerintahan

Rotasi Pejabat Kemenag Jabar, Agus Buhori Resmi Pimpin Kemenag Kota Sukabumi

Pemerintahan

K3S Gegerbitung Gandeng Inspektorat, Budaya Antikorupsi Diperkuat di Sekolah Dasar

Pemerintahan

Pemerintah Daerah Dikebut PSN, Kemenkop: Gerai KDKMP Ditargetkan Beroperasi Awal Oktober

Pemerintahan

Inspektorat Kota Sukabumi Fokus PSN, Monitoring Pembangunan Fisik Menunggu Surat Tugas

Pemerintahan

DPU Sukabumi Kebut Infrastruktur Jalan Sudajaya Girang-Selabintana Demi Kenyamanan Warga

Pemerintahan

Kejari dan Inspektorat Sukabumi Bongkar Dugaan Korupsi APBDes 2025: Kaur Keuangan Desa Ciheulangtonggoh Jadi Tersangka, Kerugian Capai Rp574 Juta