Petugas Damkar gercep memadamkan api yang membakar ruko grosir dan sembako di Kampung Satong Pangestu, Desa Titisan, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi./ Foto: Istimewa
MEDIAAKSARA.ID – Kebakaran menghanguskan sebuah ruko grosir dan sembako tiga lantai di Kampung Satong Pangestu, RT 37/RW 08, Desa Titisan, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi, Kamis (1/1/2026) malam. Peristiwa diduga akibat korsleting listrik dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp3 miliar.
Camat Sukalarang, Ratu Badrijawati, mengungkapkan kebakaran terjadi sekitar pukul 19.40 WIB. Api dengan cepat merambat ke bagian dalam bangunan serta atap lantai satu dan dua.
“Api menghanguskan sebagian besar bangunan ruko tiga lantai. Dugaan sementara berasal dari korsleting listrik,” ujarnya, Jumat (2/1/2026).
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa. Saat kebakaran terjadi, pemilik ruko diketahui baru saja tiba di lokasi. Namun, akibat kondisi bangunan yang tidak lagi aman, pemilik terpaksa mengungsi sementara ke rumah sanak keluarga.
Ruko yang terbakar diketahui milik Deden Dainal Husna. Bangunan berukuran sekitar 8 x 6 meter persegi itu menyimpan berbagai barang dagangan grosir, sembako, serta peralatan rumah tangga yang mudah terbakar, sehingga mempercepat perambatan api.
Usai kejadian, petugas gabungan langsung bergerak cepat melakukan penanganan. Unsur Pemadam Kebakaran, P2BK Kecamatan Sukalarang, perangkat Desa Titisan, Polsek, Koramil, serta pihak kecamatan melakukan pemadaman, pengamanan lokasi, dan assessment kerusakan.
“Alhamdulillah api berhasil dikendalikan dan situasi kini aman. Fokus kami saat ini adalah pendataan kerusakan serta kebutuhan mendesak pemilik ruko,” jelas Ratu.
Terpisah, Komandan Regu Posko VII Sukaraja, Ade Feri, menjelaskan laporan kebakaran diterima sekitar pukul 19.58 WIB. Unit pemadam tiba di lokasi pada pukul 20.15 WIB dan proses pemadaman berlangsung hingga pukul 01.40 WIB dini hari.
“Pemadaman cukup lama karena besarnya kobaran api serta sumber air yang jaraknya cukup jauh dari lokasi kejadian,” kata Ade Feri.
Sebanyak empat unit armada pemadam dikerahkan, masing-masing dari Posko VII Sukaraja, Posko VI Cisaat, GSI II Cimangkok, serta satu unit bantuan dari Kota Sukabumi. Dari hasil pendataan sementara, sekitar 60 persen bangunan terdampak, sementara 40 persen aset berhasil diselamatkan.
Sumber: @ Dens
Redaktur: Rapik Utama







