Home / Kabar Daerah

Rabu, 17 Desember 2025 - 21:48 WIB

Jarang Terungkap, DLH Sukabumi Monev Pengelolaan Limbah Sapi Lapas Warungkiara

Kalapas Kelas IIA Warungkiara didampingi Tim DLH Kabupaten Sukabumi saat meninjau pengelolaan limbah sapi di Lapas Warungkiara/ Foto: Istimewa

MEDIAAKSARA.ID – Komitmen mewujudkan lembaga pemasyarakatan yang ramah lingkungan terus ditunjukkan Lapas Kelas IIA Warungkiara. Salah satu langkah konkretnya diwujudkan melalui sinergi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi dalam optimalisasi pengelolaan limbah kotoran sapi di area peternakan Lapas.

Kolaborasi lintas sektor ditandai dengan kunjungan teknis dan pembinaan DLH Kabupaten Sukabumi yang dilaksanakan pada Rabu (17/12/2025) sejak pukul 09.00 WIB. Kegiatan dihadiri Kepala Lapas Kelas IIA Warungkiara, Kurnia Panji Pamekas, bersama jajaran pejabat struktural, serta tim DLH.

Kepala Lapas Warungkiara, Kurnia Panji Pamekas, menegaskan kolaborasi dengan instansi teknis menjadi kunci utama keberhasilan program pembinaan kemandirian, khususnya yang berkaitan dengan pemanfaatan sumber daya alam dan pengelolaan lingkungan.

Baca: https://mediaaksara.id/nekat-palsukan-lima-tanda-tangan-pejabat-bendahara-desa-ciheulang-tonggoh-kabur-diduga-gelapkan-rp561-juta-cek-modus-pelaku/

“Kami ingin memastikan program peternakan sapi sebagai unggulan pembinaan di Lapas Warungkiara tidak hanya membekali warga binaan dengan keterampilan, tetapi juga dikelola secara profesional dan ramah lingkungan melalui sistem pengolahan limbah yang tepat,” ujarnya.

Ia menambahkan, pengelolaan limbah yang baik tidak hanya berdampak pada kebersihan dan kesehatan lingkungan, tetapi juga berpotensi memberikan nilai tambah ekonomi bagi Lapas maupun warga binaan.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, tim DLH melakukan peninjauan langsung ke area kandang sapi milik Lapas Warungkiara. Peninjauan difokuskan pada proses pengelolaan limbah yang telah berjalan, sekaligus survei lahan terbuka di sekitar Lapas untuk memetakan peluang pengembangan sistem pengolahan limbah yang lebih optimal.

Baca:https://mediaaksara.id/bagjasutera-bantah-isu-alih-fungsi-lahan-tegaskan-komitmen-jaga-resapan-air-sukabumi/

Tim DLH menilai limbah kotoran sapi memiliki potensi besar untuk diolah menjadi pupuk organik, bahkan dikembangkan sebagai sumber energi terbarukan. Langkah ini dinilai mampu menekan potensi pencemaran sekaligus meningkatkan nilai guna limbah.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan diskusi dan wawancara teknis. Dalam sesi tersebut, tim DLH memberikan sejumlah rekomendasi strategis, mulai dari teknis pengomposan yang efektif, penerapan standar sanitasi area peternakan, hingga langkah mitigasi dampak lingkungan agar pengelolaan limbah tidak mencemari ekosistem sekitar.

Kolaborasi ini menjadi bagian dari dukungan Lapas Kelas IIA Warungkiara terhadap program pembinaan kemandirian yang dicanangkan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. Dengan pendampingan para ahli lingkungan, Lapas Warungkiara diharapkan mampu menjadi percontohan Lapas produktif yang mandiri, profesional, dan berwawasan lingkungan.

 

Reporter: Juliansyah

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

Ratusan Personel Gabungan Amankan Aksi Aliansi Gema di Sukabumi, Tiga Lokasi Kondusif

Kabar Daerah

Curhat Pedagang Sejak 1960 Keluhkan Relokasi Lapak Sekarwangi Cibadak, Harapkan Evaluasi

Kabar Daerah

‎Perkebunan Karet Beralih ke Sawit? AMUSI Minta APH Sukabumi Periksa Perizinan 

Kabar Daerah

Audiensi Formawar dan PTPN Cibungur Sukabumi Buntu, Warga Warungkiara Pertanyakan Legalitas dan Plasma 20 Persen

Kabar Daerah

SMSI Sukabumi Raya Ajak PWI Bersinergi Wujudkan Pers MASAGI dan KUAT ‎

Kabar Daerah

Sumpah Pemuda ke-98, KNPI Cibadak: Jangan Jadi Penonton, Pemuda Sukabumi Ciptakan Perubahan!

Kabar Daerah

Warga Pajampangan Wajib Tahu! PO Rendy Grup Tambah 5 Armada Elf Surade–Bogor, Ini Jadwal dan Tarifnya

Kabar Daerah

Kuasa Hukum Mitra SPPG Nagrak Utara 3 Sukabumi Bantah Klaim Yayasan, Persoalkan Akta Pinjam Bendera