Home / Peristiwa

Senin, 15 Desember 2025 - 11:30 WIB

Banjir Bandang dan Longsor Terjang Warungkiara, Jembatan Cikolomerang Ambruk, Lima Titik Terdampak Parah

Jembatan Cikolomerang, penghubung Desa Hegarmanah–Bantarkalong, Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, ambruk diterjang derasnya aliran sungai / Foto: Istimewa

MEDIAAKSARA.ID – Bencana banjir bandang disertai longsor melanda Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Senin (15/12/2025) dini hari. Hujan berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak malam hari menyebabkan akses jalan terputus total serta merusak sejumlah infrastruktur vital.

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Warungkiara, Yudi, menyampaikan peristiwa terjadi sekitar pukul 03.00 WIB dan berdampak pada lima titik di beberapa desa.

“Pantauan kami, longsor terjadi di sejumlah lokasi dan menutup total akses jalan kabupaten yang menjadi satu-satunya jalur transportasi warga,” ujarnya.

Baca:https://mediaaksara.id/dukungan-menguat-fkpq-sukabumi-dukung-kh-aang-abdullah-zein-jadi-ketua-mui-jawa-barat-2025-2030/

Adapun lokasi terdampak meliputi:

1. Kampung Lio Cilandak RT 05/01, Desa Sirnajaya, longsor menutup jalan kabupaten KM 2,5 sepanjang ±25 meter, dengan tinggi material sekitar 2 meter dan lebar 8 meter.

2. Kampung Cigadog RT 02/07, Desa Bantarkalong, longsor menutup jalan kabupaten di sisi Jembatan Cimandiri Leuwi Lalay.

3. Jembatan Cikolomerang, penghubung Desa Hegarmanah dan Bantarkalong, ambruk akibat derasnya aliran sungai.

4. Jalan desa Kampung Bojonghaur, mengalami amblas sedalam kurang lebih 1 meter.

5. Desa Mekarjaya, banjir bandang merusak fasilitas pertanian dengan luas area terdampak sekitar 2 hektare.

Baca: https://mediaaksara.id/longsor-tutup-akses-lima-desa-di-warungkiara-sukabumi-jalan-utama-lumpuh/

Akibat kejadian tersebut, arus lalu lintas di wilayah terdampak tidak dapat dilalui, baik kendaraan roda dua maupun roda empat. Saat ini akses jalan kabupaten putus total dan aktivitas transportasi warga lumpuh,” tegas Yudi.

Gotong royong warga dan tim gabungan membersihkan material longsor di desa warnajaya Warungkiara akibatkan akses jalan lumpuh / Foto: Istimewa
Gotong royong warga dan tim gabungan membersihkan material longsor di desa warnajaya Warungkiara akibatkan akses jalan lumpuh / Foto: Istimewa

Meski kerusakan infrastruktur tergolong signifikan, P2BK memastikan tidak terdapat korban jiwa maupun luka-luka. Namun, aktivitas masyarakat terhenti akibat terisolasinya akses penghubung antarwilayah.

Sebagai langkah awal penanganan, P2BK Warungkiara telah melakukan asesmen lapangan serta berkoordinasi dengan pemerintah desa, RT/RW setempat, unsur PU, dan instansi terkait. Masyarakat diimbau tetap waspada mengingat intensitas hujan masih tinggi dan berpotensi menimbulkan bencana susulan.

Baca:https://mediaaksara.id/dukungan-menguat-fkpq-sukabumi-dukung-kh-aang-abdullah-zein-jadi-ketua-mui-jawa-barat-2025-2030/

“Kebutuhan mendesak saat ini adalah alat berat jenis beko serta mesin sinso untuk mempercepat pembersihan material longsor,”tambahnya.

Hingga Senin siang, akses transportasi di wilayah terdampak masih lumpuh total. P2BK merekomendasikan percepatan pelaporan resmi kejadian dan penguatan koordinasi lintas sektor guna penanganan darurat.

Dalam penanganan di lapangan, unsur yang terlibat antara lain P2BK Warungkiara, Satpol PP, Kasi Pemerintahan Kecamatan, Bhabinkamtibmas, Babinsa, perangkat desa, serta masyarakat setempat.

 

Reporter: Juliansyah

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Kejar HP Hilang Berujung ke Sungai, Terduga Pencuri di Sukabumi Hilang Ditelan Arus

Peristiwa

‎Mayat Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan Warga di Kebun Jati Ciemas Sukabumi

Peristiwa

Pria Terlibat Duel Bersenjata Tajam di Cireunghas Sukabumi, Tiga Golok Diamankan ‎

Peristiwa

‎Dua Mahasiswa Asal Bekasi Ditemukan Meninggal di Perairan Pangumbahan Sukabumi

Peristiwa

Lima Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Cibuaya Sukabumi, Dua Orang Belum Ditemukan ‎

Peristiwa

‎27,51 Gram Sabu Disita di Sukabumi, Dua Target Operasi Antik Lodaya Dibekuk Polisi ‎

Peristiwa

Ceceran Oli dan Solar Membentang 1 Kilometer di Cibadak, Petugas Gabungan Turun Tangan ‎

Peristiwa

Karhutla di Cikujang Gunungguruh Sukabumi, Tim Gabungan Gercep Padamkan Api