Home / Peristiwa

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:46 WIB

Kejar HP Hilang Berujung ke Sungai, Terduga Pencuri di Sukabumi Hilang Ditelan Arus

‎Ilustrasi terduga pencuri HP di Parungkuda, dilaporkan terbawa arus tenggelam setelah menceburkan diri ke Sungai Bojongsari, Ciambar, Kabupaten Sukabumi/ Foto: Istimewa ‘AI’

‎CIAMBAR, MEDIAAKSARA.ID – Pengejaran terduga pencuri handphone (HP) di Kabupaten Sukabumi berujung insiden di Sungai Bojongsari, Desa Cibunarjaya, Kecamatan Ciambar. Pria yang diduga mencuri HP di sebuah masjid di Kecamatan Parungkuda dilaporkan hilang setelah menceburkan diri ke sungai dan terbawa arus.

‎‎Hingga Selasa (14/10/2026) sore, tim gabungan dan warga masih bersiaga di sekitar lokasi untuk mendukung upaya pencarian.

‎Peristiwa bermula ketika Rian, warga Kecamatan Cikidang, kehilangan satu unit HP Samsung A52 yang ditaksir bernilai Rp4 juta saat beristirahat di sebuah masjid di wilayah Parungkuda.

‎Rian mengaku tertidur karena kelelahan setelah bekerja. Saat itu, HP miliknya sedang diisi daya di sampingnya.

‎”Posisinya lagi di-charge, pas saya bangun HP-nya sudah tidak ada. Saya dapat info dari marbot kalau pelaku keluar ke arah Cibadak. Saya kejar,” ujar Rian, Selasa (14/10/2026).


Baca Juga : ‎

IMM Sukabumi Raya Desak Tunda Pembangunan Yon TP 344 di Lahan Garapan Petani Baru Ajol 

‎Menurut Rian, marbot masjid sempat memberikan ciri-ciri orang yang diduga mengambil HP. Saat berusaha mengejar dan menanyakan keberadaan barang miliknya, pria itu disebut panik lalu melarikan diri hingga menceburkan diri ke sungai.

‎”Terus saya tanya, dia panik. Terus dia nyebrang, terjun ke bawah, hingga lompat ke sungai,” tuturnya.

‎Seorang warga Kampung Bojongsari, Dadi, mengaku menyaksikan pria beberapa kali muncul di permukaan sungai sebelum akhirnya tidak terlihat lagi.

‎Menurut Dadi, pria itu sempat terlihat di sekitar bawah pesantren. Namun, setelah melihat kerumunan warga, ia kembali masuk ke aliran sungai.

‎”Di bawah pesantren, turun lagi loncat karena takut ada massa. Saya lihat tangannya saja kelelep, langsung hilang,” ungkap Dadi.


‎Baca Juga : ‎

Desa Munjul Sukabumi Gelar Tender Rakyat BSPS 2026, 52 Warga Ciambar Jadi Penerima Bantuan Bedah Rumah ‎

‎Kesaksian tersebut menggambarkan situasi di lokasi ketika pria itu diduga kesulitan menghadapi arus sungai hingga akhirnya menghilang dari pandangan.

‎Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Ciambar, Dedi, membenarkan informasi awal insiden mengenaskan.

‎”Sebagai P2BK saya menerima laporan dari P2BK Parungkuda bahwa ada kejadian maling, TKP-nya di masjid Kecamatan Parungkuda. Setelah ketahuan, yang bersangkutan menceburkan diri,” jelas Dedi.


‎Baca Juga : ‎

PLN Journalist Awards 2026 Dibuka, Jurnalis Nasional Berebut Penghargaan di Enam Kategori

‎Ia mengatakan, pria itu diduga terbawa arus hingga ke wilayah Ciambar. Warga kemudian melihatnya muncul di sekitar Jembatan Bojongsari sebelum akhirnya kembali hilang.

‎Dedi menambahkan, kedalaman sungai di lokasi diperkirakan mencapai hampir 10 meter. Kondisi tersebut menjadi salah satu kendala dalam upaya pencarian.

‎Hingga Selasa sore, unsur BPBD Kabupaten Sukabumi, Polsek Nagrak, P2BK, dan warga masih berada di sekitar bantaran sungai. Pencarian resmi masih menunggu arahan serta kesiapan peralatan.

‎

‎Reporter: M. Afnan

‎Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Peristiwa

‎Mayat Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan Warga di Kebun Jati Ciemas Sukabumi

Peristiwa

Pria Terlibat Duel Bersenjata Tajam di Cireunghas Sukabumi, Tiga Golok Diamankan ‎

Peristiwa

‎Dua Mahasiswa Asal Bekasi Ditemukan Meninggal di Perairan Pangumbahan Sukabumi

Peristiwa

Lima Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Cibuaya Sukabumi, Dua Orang Belum Ditemukan ‎

Peristiwa

‎27,51 Gram Sabu Disita di Sukabumi, Dua Target Operasi Antik Lodaya Dibekuk Polisi ‎

Peristiwa

Ceceran Oli dan Solar Membentang 1 Kilometer di Cibadak, Petugas Gabungan Turun Tangan ‎

Peristiwa

Karhutla di Cikujang Gunungguruh Sukabumi, Tim Gabungan Gercep Padamkan Api 

Peristiwa

Diduga Lecehkan Perempuan di Jalan A. Yani, Pria di Sukabumi Diamankan ‎