Papan reklame kantor UPTD PSDA Wilayah Sungai Citarum Provinsi Jawa Barat / Foto: Istimewa
MEDIAAKSARA.ID – Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek Rehabilitasi Jaringan Irigasi DI Cisarea menegaskan seluruh aspirasi dan keluhan masyarakat Desa Bumiwangi, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung, akan ditindaklanjuti. Klarifikasi ini sekaligus menjawab dugaan adanya “proyek siluman” yang ramai diperbincangkan warga dan perangkat desa.
Dalam keterangannya kepada awak media di Kantor UPTD SDA Citarum, Senin (8/12/2025), Rachman, selaku PPK proyek, menegaskan seluruh dokumen pekerjaan tercatat lengkap serta telah melalui proses sosialisasi resmi bersama pemerintah desa.
“Kami mohon maaf jika baru bisa memberikan penjelasan hari ini. Surat resmi dari rekan-rekan media juga baru saya terima dan baca setelah disampaikan langsung. Proyek ini bukan proyek siluman, semua datanya lengkap dan sudah disosialisasikan,” ujar Rachman.
Ia menyebutkan proyek Rehabilitasi Jaringan Irigasi DI Cirasea di Desa Bumiwangi telah disosialisasikan kepada perangkat desa serta disaksikan unsur terkait yang terdampak kegiatan tersebut. Papan informasi proyek pun sudah terpasang sejak awal pelaksanaan.
Proyek ini dikerjakan oleh CV Benaya Cemerlang Abadi dengan nilai kontrak Rp 2.179.727.162,69 dan masa pelaksanaan 120 hari kalender, dimulai pada 14 Agustus 2025 hingga 11 Desember 2025.
Terkait keluhan warga, Rachman menegaskan telah berkoordinasi dengan pihak pelaksana. Setiap kerusakan yang ditimbulkan kegiatan pembangunan akan diperbaiki.
“Kami sudah berkomunikasi dengan pelaksana. Semua kerusakan imbas pekerjaan siap diperbaiki. Kami juga meminta maaf jika ada miskomunikasi. Prinsipnya, Dinas SDA Provinsi Jabar melalui UPTD SDA Citarum selalu mendengarkan aspirasi masyarakat. Kegiatan ini untuk kepentingan warga agar ke depannya menerima manfaat optimal,” jelasnya.
Sumber: A. Taopik
Redaktur: Rapik Utama







