Bencana akibat cuaca ekstrem yang memicu longsor, banjir, dan rumah ambruk / Foto: Istimewa
MEDIAAKSARA.ID – Cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Sukabumi pada Rabu–Jumat (3–4 Desember 2025) memicu rentetan bencana di sembilan kecamatan, mulai dari longsor, banjir, bangunan ambruk, hingga pohon tumbang. Meski kerusakan cukup beragam, BPBD Kabupaten Sukabumi memastikan tidak ada korban jiwa dalam seluruh kejadian tersebut.
Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Sukabumi dalam laporan menyebutkan intensitas hujan deras berdurasi panjang menjadi pemicu utama kejadian. Tim Unit Reaksi Cepat (URC) bersama Unit Data Informasi (UDI) telah dikerahkan untuk penanganan, pendataan, serta evakuasi warga terdampak.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sukabumi, Eki Radiana Rizki, mengatakan seluruh petugas terus memantau aktivitas masyarakat di wilayah rawan.
“Sejak siang hingga malam hari, kami memantau kondisi melalui WAG P2BK, radio, aplikasi pemantauan bencana, serta laporan lapangan. Seluruh kejadian telah kami data dan ditangani sesuai prosedur. Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa,” ujarnya, Jumat (5/12/2025).
Laporan sementara wilayah Bencana di 10 Kecamatan
1. Kecamatan Kalapanunggal: Tiga kejadian dilaporkan: longsor di Kp. Cigoong Pasir, banjir yang merendam rumah warga di Kp. Pasirkadu, serta satu rumah ambruk di Kp. Kadudampit. Tidak ada korban luka.
2. Kecamatan Cisolok: Hujan deras menyebabkan TPT pagar depan SMA Negeri 1 Cisolok ambruk. Tebing longsor di Kp. Cisarua mengancam satu rumah warga.
3. Kecamatan Gunungguruh: Banjir setinggi 80 cm merendam 20 rumah di dua titik dan membuat dua keluarga mengungsi. Longsor di Kp. Neglasari merusak TPT dan bahu jalan.
4. Kecamatan Nagrak: Dua titik longsor menghantam Desa Darmareja, mengancam sejumlah rumah dan memutus akses gang. Empat KK terdampak.
5. Kecamatan Cicantayan: Longsor menimpa kebun dan sawah warga. Bangunan MTS Yaspi ambruk akibat material lapuk dan hujan ekstrem.
6. Kecamatan Cibadak: TPT jalan kabupaten sepanjang 20 meter longsor, mengancam empat rumah warga yang telah diungsikan.
7. Kecamatan Kadudampit: Sebagian dinding lantai dua rumah warga roboh dan menimpa dua rumah lain. Tiga keluarga berada dalam kondisi terancam meski tidak ada korban.
8. Kecamatan Cidolog: Longsor menghantam bagian belakang rumah di Kp. Cipogor yang berada di tepi sungai. Kerusakan cukup berat tanpa korban jiwa.
9. Kecamatan Simpenan: Pohon albasia tumbang menutup ruas jalan Bagbagan–Mekarasih. Petugas berhasil mengevakuasi pohon sekitar pukul 18.30 WIB.
10. Kecamatan Sukabumi: Luapan air membanjiri ruas jalan selabintana dan wilayah desa Karawang.
BPBD menegaskan pemantauan cuaca akan terus dilakukan seiring tingginya potensi hujan beberapa hari ke depan. Masyarakat diminta waspada, terutama yang tinggal di sekitar tebing, bantaran sungai, serta kawasan rawan pergerakan tanah.
Reporter: Juliansyah
Redaktur: Rapik Utama







