Sekda Sukabumi Ade Suryaman melepas 720 mahasiswa KKN Reguler UMMI Tahun Akademik 2025/2026 / Foto: Istimewa
MEDIAAKSARA.ID – Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) resmi melepas 720 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Tahun Akademik 2025/2026. Pelepasan dilakukan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, di Kampus UMMI, Senin (6/7/2026).
Sekda mengapresiasi konsistensi UMMI dalam mencetak sumber daya manusia unggul. Menurutnya, KKN bukan sekadar memenuhi kewajiban akademik, tetapi menjadi momentum bagi mahasiswa mengaplikasikan ilmu pengetahuan dan keterampilan secara langsung di tengah masyarakat.
Ia berharap kehadiran mahasiswa mampu memberikan dampak positif serta menghadirkan inovasi bagi pembangunan desa.
“Saya berharap mahasiswa dapat menjadi agen perubahan dengan tetap menghormati nilai-nilai sosial, budaya, dan kearifan lokal, serta menjunjung tinggi etika dan semangat gotong royong dalam setiap program kerja,” ujarnya.
Sekda juga berpesan agar peserta KKN menjaga nama baik almamater, disiplin, serta menjadikan pengalaman pengabdian sebagai bekal membangun karakter, kepemimpinan, dan kepedulian sosial.

Sementara itu, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UMMI, Jujun Ratnasari, mengatakan KKN tahun ini diikuti 720 mahasiswa yang terbagi dalam lima skema pengabdian.
Sebanyak 438 mahasiswa mengikuti skema One Village One Department (OVOD) yang tersebar di enam kecamatan dan 22 desa di Kabupaten Sukabumi dengan fokus pada pengelolaan sampah dan penanggulangan stunting. Selain itu terdapat skema KKN Sinergi bersama Bapperida Kabupaten Sukabumi untuk mitigasi bencana di Kecamatan Warungkiara, KKN Kekhususan, KKN Muhammadiyah-Aisyiyah di Kabupaten Malang, serta KKN Internasional di Malaysia.
Selain menjalankan program pengabdian, mahasiswa juga ditargetkan menghasilkan laporan akhir, press release, dan video pengabdian yang akan dilombakan hingga tingkat provinsi.
Mewakili pimpinan universitas, Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Al-Islam Kemuhammadiyahan (AIK) UMMI,Asep Muhamad Ramdan, mengingatkan mahasiswa agar memanfaatkan KKN sebagai ajang pengabdian nyata kepada masyarakat.
“Kuliah Kerja Nyata bukan untuk pelesir, tetapi kembali kepada masyarakat dengan membawa wawasan, pengetahuan, dan keterampilan yang telah diperoleh di bangku kuliah. Berkolaborasilah dengan masyarakat,” tegasnya.
Sumber: Diskominfosan Kab. Sukabumi
Redaktur: Rapik Utama







