Anggota Polsek Warungkiara saat memberhentikan Bus MGI sebagai upaya memulangkan seorang pemuda yang terlantar di wilayah Warungkiara, Kabupaten Sukabumi/ Foto: Istimewa
MEDIAAKSARA.ID – Langkahnya tertatih, wajahnya pucat, dan tubuhnya tampak kelelahan. Seorang perantau ‘AE’ yang baru pulang dari Bali nyaris tak berdaya saat melintas di wilayah Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, Selasa (1/1/2026).
‘AE’ terpaksa berjalan kaki selama tiga hari dari Bekasi menuju Sukabumi akibat kehabisan uang dan bekal perjalanan, usai mengalami nasib pahit selama merantau.
Kisah pilu terungkap saat dua anggota Polsek Warungkiara, Briptu Fahmi dan Briptu Adit, melihat kondisi AE yang tampak kebingungan dan kelelahan di pinggir jalan. Keduanya kemudian menghampiri dan menggali informasi terkait perjalanan panjang yang dijalaninya.
Dari keterangan yang disampaikan, AE mengaku bekerja di Bali selama kurang lebih dua bulan. Namun harapan membawa pulang hasil jerih payah pupus lantaran ia tidak menerima gaji sedikit pun dari tempatnya bekerja.
“Saya sebagai anggota Polsek Warungkiara berkewajiban mengayomi masyarakat. Dari keterangannya, yang bersangkutan bekerja di Bali selama dua bulan, namun tidak digaji. Akhirnya dia memutuskan pulang dengan menjual handphone miliknya,” ujar Briptu Fahmi, Kamis (1/1/2026).
Telepon genggam satu-satunya yang dimiliki dijual untuk ongkos perjalanan dari Bali menuju Bekasi. Namun setibanya di Bekasi, uang yang dimilikinya habis, sehingga ia melanjutkan perjalanan pulang ke Sukabumi dengan berjalan kaki.
“Setelah sampai Bekasi, dia melanjutkan perjalanan ke Sukabumi dengan berjalan kaki. Sudah tiga hari dia berjalan tanpa bekal yang cukup,” timpal Fahmi.
Melihat kondisi tersebut, anggota Polsek Warungkiara langsung memberikan bantuan berupa makanan dan bekal, serta membantu mengupayakan kepulangan AE agar dapat kembali ke keluarganya dengan selamat.
Aksi sederhana namun penuh empati ini menjadi pengingat bahwa di tengah kesulitan, masih ada rasa hati nurani. Kepedulian anggota Polsek Warungkiara menjadi cerminan kehadiran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, khususnya bagi mereka yang tengah berada dalam kondisi terpuruk.
Reporter: Juliansyah
Redaktur: Rapik Utama







