Home / Sosial Ekonomi

Rabu, 31 Desember 2025 - 14:20 WIB

Perjuangan Aqila, Bocah Sukabumi Pengidap Penyakit Kulit, Kini Dapat Perhatian Relawan KDM hingga Wakil Bupati Sukabumi

Relawan Kang Dedi Mulyadi (KDM) menjenguk keluarga anak Aqila Dwi Nadira, warga Desa Cimanggu, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi / Foto: Istimewa

MEDIAAKSARA.ID – Harapan baru mulai tumbuh bagi Aqila Dwi Nadira (8), bocah warga Kampung Sampalan RT 03/ RW 07, Desa Cimanggu, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, yang sejak bayi menderita penyakit kulit langka. Relawan Kang Dedi Mulyadi (KDM) turun mengunjungi keluarga Aqila untuk memberikan bantuan serta mengupayakan kelanjutan pengobatan yang sempat terhenti akibat keterbatasan biaya.

Relawan KDM, Egi Sonia, mendatangi kediaman Aqila dan menyerahkan bantuan guna meringankan beban kebutuhan sehari-hari keluarga. Tidak hanya itu, Egi juga berkomitmen membantu menuntaskan pengobatan Aqila hingga ke RS Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta, yang sebelumnya terhenti karena kendala biaya operasional.

“Pengobatan Aqila sempat terhenti karena faktor biaya. Kami akan berupaya agar pengobatan lanjutan bisa kembali dilakukan,” ujar Egi Sonia, Rabu (31/12/2025).

Baca: https://mediaaksara.id/apresiasi-budaya-jabar-prestasi-desa-kebonpedes-wabup-sukabumi-hadiri-drama-musikal-rahvayana-kala-cinta-bersama-kdm/

Dalam upayanya, Egi Sonia telah menyampaikan kondisi Aqila kepada Wakil Bupati Sukabumi, Andreas, agar pemerintah daerah turut memberikan dukungan. Ia juga menjalin komunikasi dengan staf KDM di Lembur Pakuan, dengan harapan kasus Aqila dapat menjadi perhatian langsung Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

“Kami ingin penyakit kulit yang sudah lama diderita Aqila dan semakin memburuk ini mendapat penanganan serius dan perhatian khusus,” tambahnya.

Terpisah, Kepala Desa Cimanggu, Kecamatan Cikembar, Baenuri Samsi menjelaskan kronologi penyakit yang diderita Aqila berdasarkan catatan dan keterangan keluarga.

Baca: https://mediaaksara.id/cegah-bahaya-listrik-pln-up3-sukabumi-gencarkan-edukasi-k3-ke-masyarakat/

Aqila Dwi Nadira lahir pada 2 Januari 2017. Saat berusia 3 bulan, muncul bercak putih di tubuhnya. Setelah diperiksa di GMC dan dirujuk ke RS Sekarwangi, kondisinya sempat membaik. Namun, pada usia 5 bulan, muncul bintik hitam di area bawah hidung dan mata.

Ketika menginjak usia 1 tahun 6 bulan, bintik kembali muncul dan menyebar ke beberapa bagian tubuh seperti tangan dan kaki. Pasien sempat dibawa berobat ke bidan, dokter kulit di Kimia Farma, Klinik Maxi, hingga dirujuk ke RS Kartika Cibadak. Saat itu, dokter menyarankan rujukan ke RSHS Bandung, namun keluarga terkendala biaya.

Baca: https://mediaaksara.id/detik-detik-menegangkan-bayi-laki-laki-lahir-di-pos-pam-exit-tol-parungkuda-polisi-dan-bidan-bantu-persalinan/

Pada tahun 2019, kader bersama tim kesehatan menyebutkan penyakit tersebut diduga merupakan penyakit langka akibat kelainan genetik, dan disarankan kembali untuk berobat ke RSHS. Tahun 2022, dengan bantuan relawan, Aqila akhirnya menjalani pengobatan di RSHS dan didiagnosis Xeroderma Pigmentosum. Karena kondisi menjalar ke bagian mata, Aqila dirujuk ke RS Cicendo dan telah menjalani operasi akibat benjolan di mata.

Baenuri menegaskan, pihak desa sebelumnya juga telah memberikan bantuan dan terus berupaya melakukan pendampingan. Saat ini, rencana rujukan lanjutan ke RS Sekarwangi kembali disiapkan.

“Pemerintah desa bersama pihak kecamatan dan instansi terkait sudah berkoordinasi untuk penanganan kasus ini,” ungkapnya.

 

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Sosial Ekonomi

Potret Kemiskinan di Jalanan Kota Cibadak, Orang Tua Berjuang Menghidupi Anak Dari Memulung

Sosial Ekonomi

Gerai Dekranasda Jadi Sarana Promosi Produk UMKM Sukabumi ke Wisatawan ‎

Sosial Ekonomi

Pendamping Sosial Jampangkulon Perbarui Data DTSEN Warga Desa Tanjung Usai Viral di Media Sosial

Sosial Ekonomi

‎51 Rumah Tak Layak Huni di Ciambar Dapat Bantuan BSPS 2026, Pemdes Gelar Tender Rakyat ‎

Sosial Ekonomi

‎7 Warga Bojonggenteng Terima Bantuan Rutilahu 2026, Anggaran Rp20 Juta per Rumah

Sosial Ekonomi

Rutilahu Cicurug 2026: Disperkim Sukabumi Intervensi 7 dari 12 Usulan Rutilahu ‎

Sosial Ekonomi

Wabup Sukabumi Pantau Dampak Cuaca Ekstrem di Cicurug, Kesiapsiagaan Diperkuat

Sosial Ekonomi

Gerak Sosial YFSBBP Salurkan Bantuan Korban Kebakaran di Kalibunder ‎