Tim RCL Sukabumi bersama Kades Palasari Hilir (tengah) Muhctar, Kecamatan Parungkuda/ Foto: Istimewa
SUKABUMI, MEDIAAKSARA.ID – Pemerintah Desa Palasari Hilir, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, terus mendorong pemanfaatan potensi lokal sebagai kekuatan ekonomi masyarakat.
Kepala Desa Palasari Hilir, Muhctar, mengungkapkan hal tersebut saat menjadi narasumber dalam Podcast RCL (Radio Citra Lestari). Ia menyebut, Desa Palasari Hilir memiliki luas sekitar 864 hektare dengan jumlah penduduk kurang lebih 13.000 jiwa atau sekitar 4.000 kepala keluarga.
Wilayah yang berbatasan dengan Desa- Kecamatan Bojonggenteng, terdiri 18 RW dan 62 RT dengan potensi ekonomi yang cukup beragam. Pertanian masih menjadi salah satu sektor utama, ditopang pembangunan infrastruktur jalan desa untuk menunjang mobilitas masyarakat.
Baca Juga :
Selain pertanian, sektor peternakan ayam petelur juga terus berkembang. Sementara di bidang UMKM, produk olahan tradisional Rangining Singkong menjadi salah satu potensi unggulan yang dinilai memiliki peluang untuk dikembangkan ke pasar yang lebih luas.
“Kami terus berupaya menggali dan mengembangkan seluruh potensi yang dimiliki Desa Palasari Hilir. Mulai dari sektor pertanian, peternakan ayam petelur, hingga UMKM seperti Rangining Singkong,” ujar Muhctar, Jumat (9/8/2026).
Tak hanya mengembangkan sektor ekonomi, Pemerintah Desa Palasari Hilir juga menjalankan sejumlah program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. Di antaranya program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) untuk membantu masyarakat mendapatkan hunian yang lebih layak.
Baca Juga :
Oknum Kades di Ciemas Positif Sabu! Polisi Sukabumi Ungkap Fakta, Statusnya Bukan Pengedar
Penguatan BUMDes juga menjadi perhatian melalui pengembangan unit usaha produktif yang diharapkan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus meningkatkan pendapatan desa.
Pemerintah desa turut mendukung keberadaan Koperasi Desa (Kopdes) sebagai wadah penguatan ekonomi kerakyatan, termasuk melalui pengembangan usaha bersama dan peningkatan akses permodalan.
“Pembangunan desa tidak hanya sebatas membangun infrastruktur, tetapi juga membangun ekonomi masyarakat. Kami terus memperkuat BUMDes, mendukung Kopdes, menjalankan program Rutilahu, serta membuka ruang bagi UMKM dan pelaku usaha lokal,” katanya.
Sumber : Rcl Sukabumi
Redaktur: Rapik Utama







