Tim gabungan, BPBD bersama Camat membangun tenda darurat di SDN Bantargadung 1 bagi warga terdampak pergerakan tanah di Kampung Cijambe, Bantargadung, Kabupaten Sukabumi, Minggu (1/3/2026) / Foto: Istimewa
MEDIAAKSARA.ID – Pergerakan tanah di Kampung Cijambe, Desa Bantargadung, Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi, kian mengkhawatirkan. Demi keselamatan warga, pemerintah kecamatan bersama masyarakat mempercepat evakuasi dan merelokasi pengungsi ke lokasi yang lebih aman.
Camat Bantargadung, Syarifudin Rahmat, mengatakan tenda pengungsian yang sebelumnya didirikan kini dipindahkan ke Lapang Sekolah SDN Bantargadung 1. Langkah ini diambil menyusul insiden robohnya satu bangunan akibat pergerakan tanah yang masih aktif.
“Pengungsi sempat panik karena kejadian bangunan roboh terjadi saat malam hari. Maka hari ini kita relokasi ke lokasi yang lebih aman,” ujarnya, Minggu (1/3/2026).
Selain ancaman keselamatan, persoalan logistik mulai menjadi perhatian serius, terlebih memasuki pertengahan Ramadan 1447 H. Pemerintah kecamatan tengah berkoordinasi dengan Dinas Sosial dan BPBD untuk pendirian dapur darurat guna memenuhi kebutuhan sahur dan berbuka puasa warga terdampak.
Data sementara mencatat lebih dari 100 kepala keluarga dengan total 321 jiwa terdampak di satu RT. Jumlah tersebut masih akan diverifikasi, mengingat pendataan di wilayah lain belum sepenuhnya rampung.
Pemerintah menegaskan warga dilarang kembali ke rumah masing-masing karena kondisi tanah masih labil dan berisiko tinggi. Pemantauan intensif terus dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk.
Warga diimbau tetap waspada dan mengikuti arahan petugas demi keselamatan bersama.
Reporter: Juliansyah
Redaktur: Rapik Utama







